Selasa, 29 Mei 2012 | 04:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Gina Novrina Nasution
Trading Buy untuk BUMI!
Headline
Gina Novrina Nasution - inilah.com /Dokumen
Oleh:
web - Kamis, 12 November 2009 | 09:26 WIB
INILAH.COM, Jakarta Pada perdagangan Kamis (12/11), PT Bumi Resources (BUMI) diperkirakan masih akan menguat. Temporarinya sentimen positif, membuat kenaikan BUMI terbatas. Reklomendasi trading buy untuk BUMI!

Gina Novrina Nasution, riset analis dari Reliance Securities mengatakan, BUMI masih mendapat sentimen positif sesaat dari berita yang menyebutkan perseroan mendapat jatah divestasi 17% saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Namun, masih ada keraguan apakah aksi beli investor asing akan terus berlanjut.

BUMI akan mengarah ke level resistance Rp2.525 dan Rp2.300 sebagai level support-nya, katanya kepada Ahmad Munjin dari INILAH.COM, di Jakarta.

Pada perdagangan Rabu (11/11) kemarin, BUMI ditutup menguat Rp275 (12,79%) menjadi Rp2.425, dengan intraday Rp2.450 dan Rp2.150. Volume transaksi mencapai 647,4 juta unit saham senilai Rp1,4 triliun dan frekuensi 17.801 kali. Berikut wawancara lengkapnya.

Setelah kemarin menguat tajam 12,79%, apakah BUMI masih punya peluang naik hari ini?
Saya perkirakan BUMI masih bisa menguat namun terbatas. BUMI masih mendapat sentimen positif dari berita-berita yang dirilis kemarin. BUMI akan mengarah ke level resistance Rp2.525 dan Rp2.300 sebagai level support-nya. Tapi, penguatan BUMI saat ini tetap saja hanya sesaat dan belum mengonfirmasi penguatan berikutnya yang sustainable.

Kenapa penguatan BUMI hanya sesaat?
Hal ini bukan hanya karena karakter investor lokal yang bermain jangka pendek, namun meski asing masih melakukan net buy belum bisa mengonfirmasikan penguatan BUMI lebih jauh. Kalau kita lihat, kemain asing masih melakukan net buy hingga Rp400 miliar.
Tapi net buy itu belum bisa memastikan apakah asing masih akan masuk kembali ke market Indonesia untuk rentang waktu yang lama. Karena itu kita lihat di bursa dan regional sendiri masih terjadi pola pergerakan melamah.

Sentimen apa yang paling mempengaruhi pergerakan BUMI?
Salah satunya adalah mendapatkan jatah divestasi 17% saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Padahal sebelumnya, BUMI hanya mendapat jatah 14% saham NNT. Ini masih akan menjadi sentimen positif di market.
BUMI juga masih mendapat angin segar dari aksi korporasi berupa kucuran dana investasi untuk pengembangan proyek Dairi sebesar US$211 juta. Dananya diambil dari penerbitan obligasi US$300 juta yang telah dilakukan pekan lalu. Dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal, modal kerja dan dana eksplorasi.
BUMI melalui anak usahanya Calipso Investment Pte Ltd menguasai 98,39% saham Herald Resources. Perusahaan tambang asal Australia ini kan tercatat di Australian Securities Exchange (ASX) dan menguasai 80% saham di proyek Dairi. Sisanya sebesar 20% dimiliki PT Aneka Tambang (ANTM).

Sentimen dari kedua aksi korporasi ini bisa mengonfirmasi penguatan BUMI lebih lanjut?
Semua sentimen positif itu hanyalah sesaat. Karena itu, untuk mengarah kembali ke level Rp3.000, BUMI masih memerluakan koreksi terlebih dahulu ke arah support Rp1.975.

Bagaimana dengan sentimen market?
Untuk hari ini, sentimen positif penguatan bursa global dan regional juga bisa menjadi pemicu kenaikan saham BUMI. Rebound-nya Bursa global dan regional sendiri seiring dirilisnya data consumer confidence yang menjadi sentimen positif. Karena itu secara otomatis sentimen negatifnya berkurang bagi indeks kita termasuk BUMI.
Apalagi, Kamis nanti malam akan dirilis laporan jobless claim mingguan yang diperkirakan akan menurun sehingga menjadi sentimen positif juga bagi market sampai penutupan sesi dua.

Lantas, apa rekomendasi Anda untuk BUMI?
Trading buy karena penguatan BUMI masih belum stabil dan secara teknikal jangka pendeknya pun tren BUMI masih belum bullish. Tren-nya saat ini masih bearish. Karena itu, penguatannya belum stabil ke arah Rp3.000 lagi. [ast]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.