INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan Kamis (12/11) Rupiah dibuka pada level 9.380 atau menguat 10 poin dibandingkan penutupan kemarin pada level 9.390.
Hal itu disampaikan analis valas Bank Mutiara Frans Darwin Sinurat, saat dihubungi INILAH.COM, Kamis (12/11). "Rupiah pagi ini dibuka menguat karena investor melakukan diversifikasi investasi salah satunya ke saham. Sehingga mereka melakukan konversi mata uang dolar AS ke rupiah," ujar Frans.
Frans mengatakan rupiah hari ini mengalami penguatan terbatas. "Seharusnya rupiah mengalami penguatan lebih besar lagi terutama terhadap mata uang euro tapi karena rupiah sudah begitu murah sehingga mereka membeli dolar AS menjelang akhir tahun,"kata Frans. Ia meramal Rupiah akan berada di level 9.370.
Senior Ekonom Bank Mandiri M. DOdy mengatakan rupiah hari ini akan menguat terbatas. Kemungkinan investor akan melakukan aksi profit taking. Selain itu menjelang akhir tahun investor berinvestasi dalam jangka pendek. Namun, Bank Indonesia (BI) akan menjaga kestabilan rupiah. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi rupiah, pengumuman GDP Amerika dan Eropa. "Investor menunggu pengumuman GDP Amerika dan Eropa kalau itu bagus maka Rupiah akan menguat," kata Dody. Dody meramal rupiah berada di level 9.370-9.450. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !