INILAH.COM, Jakarta - PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) mengalami kerugian Rp750 juta akibat gempa bumi di Padang, Sumatra Barat karena mempengaruhi angka penjualan perseroan.
Menurut Direktur Utama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) Vidjongtius, kerugian akibat gempa ini tidak berdampak pada penjualan. Penjualan Enseval pada Oktober 2009 cukup baik dengan mencatatkan penjualan sebesar Rp11 miliar. "Kerugian ini dari tagihan yang tidak tertagih," katanya.
Akibat gempa tersebut, gedung Enseval di Padang mengalami kerusakan sekitar 30%. Untuk bangunan mengalami kerusakan dengan nilai kerusakan mencapai Rp1,5 miliar, barang rusak mencapai Rp800 juta namun keduanya sudah diasuransikan. Hingga akhir tahun perseroan menargetkan laba bersih sekitar Rp300 miliar hingga Rp310 miliar. Enseval telah mencatatkan laba bersih sebesar Rp214 miliar per September 2009.
Kenaikan laba bersih ini diikuti dengan penjualan bersih mencapai Rp6,1 triliun dengan laba usaha sebesar Rp308 miliar. Pada tahun ini enseval telah menganggarkan belanja modal Rp90 miliar. Belanja modal ini digunakan untuk pengembangan cabang dan pengembangan informasi. [hid]