INILAH.COM, Jakarta - BI menyatakan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) kembali meningkat pada November ini menjadi Rp46 triliun. Walaupun tidak terkait capital inflow dan cadangan devisa.
Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hartadi Sarwono, SBI tersebut lebih tinggi dibanding bulan lalu yang sempat berfluktuasi. "Katakanlah SBI Rp47 triliun terus turun ke Rp43 triliun untuk Oktober. Sekarang ini naik lagi ke Rp46 triliun," ujarnya di Gedung DPR RI, Kamis (12/11).
Hartadi menegaskan, dengan meningkatnya SBI tersebut tidak akan berdampak langsung pada cadangan devisa. "Cadangan devisa tidak terkait langsung dengan capital inflow (SBI), karena cadangan devisa punya pemerintah saja," ujarnya. [mre]