INILAH.COM, Jakarta - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) berhasil menaikkan kemampuan daya panas bumi dari 14,7 juta ton pada tahun 2008 menjadi 15,4 juta ton pada tahun 2009.
Demikian dikatakan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII bidang energi DPR RI, di Gedung Senayan, Jakarta, Kamis (12/11). "Sepanjang triwulan III tahun 2009, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) telah memproduksi uap sebesar 12,2 juta ton dari kumulatif rencana uap 15,40 juta ton uap setara dengan 2.022.348 MWh," ujarnya.
Ia melanjutkan, sampai dengan 21 Oktober 2010 mendatang PGE akan tahap melaksanakan pemboran sumur-sumur eksplorasi dan pengembangan di wilayah kerja Sungai Penuh, Hululais, Lumut Balai, Ulubelu, Karaha dan Kotamabagu.
Sebagian besar wilayah kerja berada di dalam hutan cagar alam dan hutan lindung, sehingga diperlukan ijin khusus agar energi panas bumi yang ada di dalam kawasan tersebut tetap dapat dimanfaatkan. [hid]