INILAH.COM, Paris - Merasa dipermalukan, mantan bos tim Formula 1 Renault, Flavio Briatore, balik menuntut Badan Olahraga Motor Dunia FIA, dalam kasus skandal tabrakan Singapura musim lalu.
Awal bulan ini, Briatore mengajukan banding atas larangan seumur hidup dari segala kegiatan Formula 1. Ia juga mengajukan tuntutan sebesar 900.000 pound atau sekitar Rp 14 miliar, menurut harian The Guardian.
Briatore menuduh ketua FIA, Max Mosley, dibutakan oleh keinginan untuk membalaskan dendam pribadi.
Keputusan untuk melakukan investigasi dan mengajukannya ke Badan Dunia dilakukan oleh orang yang sama, presiden FIA, tulis harian tersebut mengutip Briatore.
Lanjut pernyataan tersebut, Mosley dianggap menjalankan peran ganda sebagai pelapor, penyelidik, penuntut, dan sekaligus hakim.
Sebelumnya sepanjang tahun 2009, dikabarkan, ada perseteruan hebat antara Briatore, yang mewakili Asosiasi Tim Formula 1, dan Mosley.
Perseteruan tersebut dipicu oleh ancaman mundurnya beberapa negara penyelenggara, yang akhirnya memaksa Mosley untuk membatalkan niatnya mencalonkan diri sebagai kepala FIA kelima kalinya berturut-turut.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !