INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan Jumat (13/11) Rupiah dibuka di level 9.445 atau melemah 25 poin dibandingkan penutupan kemarin di level 9.420.
Hal itu disampaikan analis valas Bank Mutiara Frand Darwin Sinurat, Jumat (13/11). "Rupiah dibuka melemah karena sentimen negatif dari saham Asia yang jatuh," ujar Darwin.
Sentimen lain yang mempengaruhi rupiah kembali melemah yaitu di pasar New York mata uang dolar AS menguat setelah libur, sehingga adanya aksi profit taking di bursa saham dan mata uang. "Dow jones negatif,bursa saham London negatif sehingga berimbas kepada Nikkei dan Han Seng sehingga ada kekuatiran capital outflow di bursa saham Indonesia," kata Frans.
Ia menambahkan, adanya buyback dolar AS di pagi hari dan menjual rupiah sehingga rupiah melemah. " Saat ini investor dalam jangka pendek lebih memilih menyimpan mata uang dolar AS dan menunggu data ekonomi yang bagus," tambah Frans.
Rupiah hari ini akan alami tekanan. Frans meramal rupiah bergerak di level 9.480.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !