INILAH.COM, Beijing - Pasar Asia lebih rendah lantaran ketidaktentuan penanam modal terhadap pandangan global sesudah Wall Street jatuh di tengah permintaan yang lemah.
Pasar di Tokyo, Shanghai dan Seoul menurun, sedangkan Hong Kong dan Taipei diperdagangkan agak lebih tinggi sesudah indeks utama AS menyelip sekitar 1% tadi malam.
Penanam modal tengah berusaha untuk menyortir tanda-tanda konflik dari AS, harga minyak turun dan dolar melemah, seperti kata Andrew Orchard, Asia Strategic Royal Bank of Scotland di Hong Kong. "Kami dalam posisi bertahan. Kami tetap bertahan dalam keadaan yang memaksa," tutur Orchad.
Di Jepang, Nikkei Tokyo 225 jatuh 32,37 poin atau 0,3%, ke 9.772,12. Cina's benchmark Shanghai Composite Index turun 1% ke 3.141,87 sedangkan detik Shenzhen Composite Index for China yang turun tipis l 0,7% ke 1.133,29.
Di tempat lain, Kospi Seoul lepas landas dari 0,3% di 1.570,42. Pasar Singapura pun lunglai 0,4%, sedangkan Sydney pun turun 0,8% ke 4.710,3. Pasar Hong Kong naik 0,1% ke 22.421,77. Wall Street pada perdagangan Jumat tengah bertukar posisi dengan Dow S&P secara bergatian. Dolar anjlok ke 90,21 yen dari 90,36 yen, sedangkan Euro yang didapat ke $1,4861 dari $1,4858. [san/hid]