Senin, 28 Mei 2012 | 18:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dukungan Facebook Sulit Dijadikan Tolak Ukur
Headline
Dedy Nur Hidayat
Oleh: Bayu Hermawan
web - Jumat, 13 November 2009 | 14:32 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pengunaan jejaring sosial Facebook sebagai media untuk mengumpulkan dukungan mulai dilirik banyak pihak. Setelah berhasil mengalang dukungan untuk kasus Chandra-Bibit, kini Facebook, dikatakan kembali dilirik untuk digunakan untuk menarik dukungan untuk angket Century.

Menurut pakar komunikasi politik, Dedy Nur Hidayat hal itu merupakan wajar, mengingat Facebook bisa mengiring opini masyarakat. "Facebook bisa mengiring opini yang jelas, dari orang-orang yang ada di luar sana," ujarnya.

Dari pengiringan opini ini, Dedy mengatakan akan menimbulkan sebuah tekanan dan seolah mempunyai sebuah kekuatan yang rill. Namun, dukungannya semu, dan tidak bisa diterjemahkan menjadi kekuatan yang nyata.

"Kecuali jika mereka yang mendukung, misalnya dalam hal dukungan terhadap ketua KPK yang dikatakan mencapai 1 juta, kemudian mereka semua turun ke jalan dan melakukan tindakan politik tertentu, maka itu baru bisa dikata menjadi kekuatan yang rill," tambahnya.

Terkait dengan isu yang mengatakan dukungan facebook juga akan digunakan untuk menghimpun dukungan terhadap hak angket century yang digulirkan di DPR, Dedi mengatakan hal itu dinamakan sebagai partisipasi politik semu dan virtual.

"Di era saat ini hal-hal seperti itu sangat memungkinkan, namun kan sekali lagi ini tidak bisa mengambarkan dukungan yang rill. Sebab, gampang tinggal klik mendukung, tapi kan tidak tahu apa mereka mengerti, benar-benar mendukung atau hanya ikut-ikutan saja," ujarnya. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Rasuk
Sabtu, 14 November 2009 | 12:20 WIB
ini akibat ketidak puasan rakyat pada elit politik dan penguasa terlepas dari dukung mendukung.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.