INILAH.COM, Jakarta - Lenovo akan mengumumkan smartbook pada Consumer Electronics Show Januari mendatang. Lenovo mengkonfirmasi ketersediaan netbook yang mengusung mesin ponsel itu.
Smartbook, pada dasarnya netbook yang menggunakan prosesor ARM dan sistem operasi non Windows seperti disebutkan dalam pidato Paul Jacobs, chief executive Qualcomm. Smartbook itu akan didukung prosesor Qualcomm, ARM Snapdragon.
"Sebelumnya hari ini adalah pertemuan analis keuangan dan Paul Jacobs sebentar menunjukkan desain prototipe," kata seorang juru bicara Qualcomm dalam email. "Pada saat ini, yaitu semua informasi yang kita dapat berbagi.
Berapa harga netbook ini dan akan dinamakan apa, belum diketahui. "Lenovo sedang mengembangkan smartbook berdasarkan Snapdragon, yang kita harapkan untuk diumumkan di CES," kata seorang juru bicara Lenovo. "Sayangnya, kami tidak ada rincian lebih lanjut saat ini."
Perangkat itu akan dijual oleh operator AT&T. Sementara jurubicara AT&T mengkonfirmasi kerjasama itu tapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. "Kami bekerja sama dengan Qualcomm dan Lenovo dan percaya Lenovo akan berbagi lebih banyak pada perangkat di CES bulan Januari," kata seorang juru bicara AT&T.
Smartbook itu bukan yang pertama di industri. Freescale mengatakan dalam sebuah pernyataan telah bekerja sama dengan Sharp dalam mengembangkan smartbook dan sudah mulai dikapalkan di Jepang.
Smartbook dipaksa untuk menggunakan Linux atau sistem operasi lain. Microsoft telah mengatakan sebelumnya bahwa platform Windows tidak akan berjalan di ARM, mikroprosesor yang mendasari architcture Qualcomm Snapdragon dan platform Freescale.
Sebaliknya pada bulan Januari, Qualcomm mendemonstrasikan sistem Android Google bisa berjalan pada smartbook.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !