INILAH.COM, Jakarta - IHSG diprediksikan hingga akhir tahun mencapai level 2.800.
Hal itu disampaikan Managing Director PT Reliance Securities Tbk (RELI) Stefanus Susanto, Jumat (13/11). " Kenaikan IHSG mencapai 2.800 tergantung dari faktor global," ujar Stefanus seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Reliance Securities Tbk (RELI).
Ia mengatakan, IHSG akan menuju ke arah kenaikan yang positif bahkan IHSG akan lebih baik pada 2010 dibandingkan 2009. Faktor carrytrade menjadi faktor penting kenaikan IHSG hingga akhir tahun. Carryatrade yaitu meminjam uang dari Amerika Serikat kemudian berinvestasi ke emerging market termasuk dengan membeli saham di Indonesia. Carrytrade ini akan dilakukan hingga akhir tahun.
Menurut Stefanus, faktor dalam negeri yaitu kasus Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Kepolisian Republik Indonesia (KPK-Polri) akan mempengaruhi investor untuk berinvestasi. Tapi Stefanus optimis pasar saham Indonesia masih baik hingga 2010.
Pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat (13/11) ditutup menguat 6,52 poin (0,27%) di level 2.426,8 yang dipengaruhi 3 saham masuk dalam MSCI Indeks yang menjadi sentimen bagi IHSG. Volume perdagangan mencapai 2,4 miliar unit saham Rp2,5 triliun dengan 101 saham naik, 69 saham turun serta 72 saham stagnan. Untuk LQ45 naik 1,2 poin ke 478,2 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,3 poin ke 396,67. [san/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !