INILAH.COM, Jakarta - Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhannudin Muhtadi salut atas sikap Wakil Presiden Boediono. Sebab, dia telah secara berani menyatakan siap untuk diperiksa seputar keterlibatannya dalam kasus Bank Century.
Hal tersebut disampaikan oleh Burhannudin Muhtadi saat berbincang dengan INILAH.COM, di Jakarta, Sabtu (14/11). "Pertama tentu saja kita harus berikan apresiasi terhadap Pak Boediono. Dan ini harus ditindak lanjuti dengan baik," ucapnya.
Apa yang disampaikan Boediono, ini menunjukan kebesaran hatinya. Sebab, dia melihat masalah ini baru akan bisa diselesaikan dengan mengusut secara tuntas siapa saja yang terlibat. Termasuk yang memeriksa dia, dan ini yang harus kita berikan apresiasi," ujarnya.
Dia bahkan yakin bahwa pernyataan Boediono tidak berhubungan dengan upaya menaikkan citra pemerintah yang dikatakan turun karena dua masalah. Yakni kasus Bank Century dan KPK.
"Terlepas dari itu, memang pemerintahan SBY tidak lepas dari opini publik. Dan memang dari survei yang terakhir, diketahui kalau citra pemerintah turun karena masalah Century. Karena itu ini harus direspons dengan cepat," papar Burhanuddin.
Menurut dia, jika kasus itu tidak cepat diselesaikan, maka opini publik yang terbentuk akan semakin membuat citra pemerintah menjadi buruk. Sehingga, sikap Boediono yang menyatakan siap diperiksa, menurut dia bukan karena ingin mengalihkan isu. Sebab, dia tidak melarikan diri dan tidak mencoba mengulur-ulur waktu.
"Dan ini momentum yang tepat. Tinggal bagaimana DPR dan intansi lain menindaklanjuti pernyataan Boediono ini dengan baik," imbuhnya. [nuz]