INILAH.COM, Jakarta Fraksi Partai Keadilan Sejahtera mulai ragu untuk menentukan sikapnya terkait Hak Angket kasus Bank Century. Hingga saat ini baru 8 orang dari 57 anggota FKS yang mendukung Hak Angket.
Dihubungi INILAH.COM melalui telepon, Ketua Fraksi PKS Mustafa Kamal mengatakan, sampai saat ini fraksinya masih akan menyerap aspirasi seluruh anggotanya. Jika saat ini sudah ada anggota Fraksi PKS yang menandatangani dukungan, menurutnya itu baru sikap individu saja.
Ada kesan, PKS grogi terhadap guliran isu ini. Karenanya, sampai saat ini dukungan terhadap Hak Angket Century belum menjadi sikap keseluruhan F-PKS.
Yang jelas, penggalangan dukungan untuk Hak Angket kasus Bank Century adalah ujian pertama untuk beberapa partai politik pengusung koalisi besar pendukung pasangan SBY-Boediono. Motor koalisi itu salah satunya adalah PKS.
Wacana yang muncul, gerakan penggalangan hak angket ini akan berpotensi membuat polarisasi baru pada peta koalisi dukungan terhadap pemerintahan SBY-Boediono.
''Tapi inini bukan masalah PKS saja, PKS tidak sendirian ujar Mustafa.
Selain PKS, anggota koalisi besar pendukung SBY yang ikut menandatangani dukungan adalah 3 dari 46 anggota F-PAN, F-PG 24 dari 106 anggota dan FPKB 1 dari 28 anggota.
Gerakan hak angket ini adalah ujian keseriusan PKS untuk membuktikan citranya sebagai partai yang bersih dan anti korupsi. Sekaligus membuktikan loyalitasnya pada koalisi besar pendukung SBY.
Ketika ditanya mengenai hal itu, Mustafa menjawab secara diplomatis,"Koalisi dibangun berdasarkan platform pemberantasn korupsi, dan PKS akan tetap konsisten berpijak pada platform itu.[ali/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !