INILAH.COM, Jakarta Pameran waralaba dan peluang usaha kembali digelar untuk membuka kesempatan bagi para pemilik modal untuk berinvestasi melalui usaha atau merk yang sudah memiliki pasar.
Menurut Komite Tetap Waralaba dan Lisensi Kadin Indonesia, Amir Karamoy menyatakan, bisnis waralaba dapat menjadi satu investasi alternatif di sektor rill. Dalam berinvestasi di bisnis waralaba, tingkat kegagalan pada usaha baru dapat diperkecil atau dihindari. Hal ini, disebabkan merk dan produk yang akan dibuka telah lebih dulu dikenal masyarakat luas, katanya di Assembly Hall, JCC pada saat pembukaan pameran kemarin.
Pameran bertajuk Franchise & Licence Expo Indonesia ke VII ini menampilkan 130 merk dari berbagai perusahaan waralaba. Mereka Acara ini diharapkan dapat dikunjungi lebih dari 15.000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraannya.
Untuk kepersertaan tahun ini terjadi peningkatan 15% dari tahun lalu. Prosentase terbesar masih tetap di dominasi waralaba dari bidang industri F&B sebesar 40%. Untuk
retail dan pendidikan masing-masing mencapai 15%, Sisanya 30% kepersertaan lainnya merata di semua bidang. Dampak dari krisis ekonomi global sampai kini, masih dirasakan pelaku usaha berbagai bidang dan pemilik modal. Banyak dari calon investor takut dan ragu untuk memutuskan berinvestasi. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !