inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Dolar Merosot, EURO Terangkat

Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh:
Sabtu, 14 November 2009 | 13:14 WIB
INiLAH.COM, New York - DolarAS merosot terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat waktu setempat, karena euro didorong oleh berita bahwa kawasan euro telah keluar dari resesi pada kuartal III.

Mata uang tunggal Eropa diperdagangkan pada 1,4911 dolar pada 2200 GMT terhadap 1,4845 Kamis malam di New York. Dolar merosot menjadi 89,66 yen dari 90,34 yen. Resisi Eropa menjadi resesi paling dalam sejak Perang Dunia II secara resmi berakhir ketika data pada Jumat menunjukkan, 16-negara zona euro tumbuh 0,4 persen dan Uni Eropa secara keseluruhan tumbuh 0,2 persen pada kuartal lalu.

Pertumbuhan sebesar 0,7 persen di Jerman, perekonomian Eropa paling kuat, dan 0,3 persen di Perancis berada di balik perbaikan di zona euro. "Pesannya adalah bahwa pemulihan telah dimulai, namun kenaikan akan menjadi moderat dan bertahap karena permintaan domestik akan tetap bersemangat," kata Fortis ekonom Nick Kounis.

Pasar memperlihatkan sedikit reaksi terhadap berita bahwa melonjaknya impor mendorong defisit perdagangan AS menjadi 18 persen pada bulan September.

Dari data yang ada menunjukan kesenjangan perdagangan barang dan jasa naik menjadi US$36,5 miliar, tertinggi sejak Januari dan lonjakan terbesar dalam 10 tahun, dari revisi US$30,8 miliar pada bulan Agustus lalu.

Mike McGrath dari PNC Bank mengatakan laporan itu memberikan kesan aliran perdagangan global meningkat lagi, tanda positif untuk kegiatan ekonomi tetapi negatif bagi dolar, yang dipandang sebagai tempat yang aman pada masa pergolakan. "Ketidakseimbangan perdagangan ini mungkin tampak mengejutkan mengingat keadaan dolar saat ini," katanya. "Namun demikian investor memberikan alasan untuk percaya akan potensi apresiasi yang berasal dari mata uang lainnya, terutama didorong oleh nilai mereka dari tingkat ekspor," katanya

Fred Dickson, ahli strategi pasar DA Davidson & Co, mengatakan pedagang sekarang mempertimbangkan kembali pandangan di mana saham global dan pasar komoditas telah didorong oleh dolar yang lemah dan yang disebut "carry trade" dengan menggunakan pinjaman "greenbacks" pada tingkat bunga ultra rendah.

"Kami mulai melihat beberapa hambatan di pasar-pasar yang telah diuntungkan dari 'carry trade' dolar selama enam bulan lalu," katanya.

"Euro menemukan resistensinya pada tingkat 1,50 dolar."

Dia mengatakan pasar khawatir di tengah laporan bahwa negara-negara Asia aktif membeli dolar untuk mencegah mata uang mereka dari apresiasi terlalu cepat, untuk membantu menjaga daya saing ekspor mereka.

"Sementara dolar yang terlibat dalam upaya stabilisasi mata uang relatif kecil terhadap volume perdagangan di pasar mata uang yang total lebih dari tiga triliun dolar sehari, ternyata hasilnya adalah stabilisasi dolar sesaat," katanya.

Pada akhir perdagangan New York, dolar berdiri pada 1,0119 franc Swiss dari 1,0173 franc Kamis. Pound berada pada 1,6684 dolar setelah 1,6580 dolar. [*/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.