Senin, 28 Mei 2012 | 16:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Hak Angket Buka Perpecahan Koalisi SBY
Headline
Boni Hargens - inilah.com /Dokumen
Oleh: Windi Widia Ningsih
web - Minggu, 15 November 2009 | 08:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sikap fraksi Partai Demokrat yang tidak turut serta mendukung pengajuan hak angket dinilai justru akan membahayakan bagi koalisi pendukung SBY-Boediono. Peluang perpecahan pun akan menanti jika FPD masih tetap bersikukuh tak dukung hak angket.

"Peluang itu ada. Makanya Demokrat harus strategis dalam menyikapi angket," kata pengamat politik UI Boni Hargens kepada INILAH.COM, Jakarta, Minggu (15/11).

Saat ini, tutur Boni, partai-partai sedang mengambil keuntungan dari kasus Bank Century, karenanya mereka mengambil rasa simpati dari masyarakat luas dengan cara pro dengan rakyat. Persoalan ini jelas akan mengancam buat PD dan keberlangsungan koalisi.

"Energi PD akan terpecah mengurusi masalah internal. Kalau sampai hak angket ini berhasil maka ini akan tambah kacau lagi, perpecahan bisa terjadi," ujarnya.

Untuk saat ini, sambung Boni, sebaiknya FPD tidak perlu melawan arus. Sebaiknya ikuti saja arus mayoritas, karena jika tetap ngotot, maka ini akan menggangu kerjasama antara legislatif dengan yudikatif.

"Akibat masalah ini bisa saja SBY kehilangan menteri-menterinya. Dan belum ada tahun pertama dalam pemerintahan bisa saja terjadi resuhfle kabinet," cetusnya.

Boni juga menegaskan apakah PD dirugi atau tidak dengan adanya hak angket ini? Boni mengatakan hal itu semuanya tergantung dari posisi PD sendiri yang menentukan. "Jadi ini soal strategi saja. Jika dilanjutkan maka dia (PD) akan terpojok," pungkasnya. [win/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.