Senin, 28 Mei 2012 | 16:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kiamat Terjadi di 2012 Atau 2066?
Headline
istimewa
Oleh: IM Sumarsono
web - Minggu, 15 November 2009 | 17:33 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Mulanya, ramalan Suku Maya, sebuah suku kuno Indian. Lalu, ada launching film layar lebar. Sekarang jadi isu yang menyebar kencang, kapan kiamat tiba?

Agama samawi adalah agama yang mempercayai adanya kiamat. Juga, menjadikan kiamat sebagai bagian dari Tauhiditas pemeluknya.

Yaitu, kiamat adalah kepercayaan yang harus di-imani bagi pemeluk agama samawi. Yang tidak mengimani kiamat, atau masih mempertanyakan kapan kiamat tiba, itu dianggap sebagai ke-murtadzan atau pengingkaran.

Nah, ini tidak termasuk kalangan materialism. Yaitu, mereka yang mendasarkan segala kejadian ini dari substansi material. Atau, sesuatu yang harus bisa dibuktikan atau dinalar.

Masalah kiamat sudah menjadi perbincangan sejak lama. Saat ini, kiamat ramai dibicarakan karena munculnya ramalan kiamat oleh suku Maya. Bahwa, kiamat akan terjadi pada tahun 2012.

Isu ini makin heboh karena akhir tahun ini, dirilis film layar lebar berjudul 2012. Film ini menceritakan tentang hal yang sama.

Di Amerika, isu kiamat juga sudah santer. Karena isu itu pula, para ilmuwan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) meluncurkan halaman di situs resminya yang membantah mitos-mitos seputar peristiwa itu.

Di halaman "pertanyaan yang sering ditanyakan" atau FAQ pada situsnya, NASA memasang judul "2012: Awal dari Akhir atau Mengapa Dunia Takkan Berakhir?"

Di dalamnya, NASA menuliskan film 2012 memang cukup mengesankan. Hanya saja, tanggal 21 Desember 2012 tidak akan menjadi akhir dari dunia ini. Demikian

Menurut para ilmuwan NASA, tak ada hal buruk yang akan terjadi terhadap Bumi pada 2012. "Planet kita baik-baik saja selama lebih dari empat miliar tahun dan ilmuwan yang terpercaya di seluruh dunia tahu bahwa tak ada ancaman yang terkait dengan 2012."

Nah, merunut ke belakang, ada 3 teori yang sudah lama dibicarakan orang tentang kapan kiamat akan datang. Di situ, malah disebutkan bahwa kiamat akan terjadi pada tahun 2060.

Isu itu pertama, berasal dari Ramalan Issac Newton, yang dalam novel Dan Brown berjudul The Da Vinci Code disebut-sebut sebagai salah seorang tokoh Illuminati Eropa abad pertengahan yang melawan dogma gereja soal gravitasi bumi.

Disebut-sebut bahwa Newton memiliki sebuah manuskrip rahasia. Manuskrip ini berisi ramalan Newton tentang akhir dunia, yang diambil dari berbagai kitab-kitab kuno dan juga Injil Daniel.

Dari sejumlah literatur diketahui bahwa selain menyukai fisika dan matematika, Newton juga tekun mendalami ilmu-ilmu religi, simbol, dan juga ramalan. Yang terakhir ini mendekatkannya kepada perkumpulan-perkumpulan ilmuwan Eropa Kabalah abad pertengahan yang saat itu menjadi musuh bebuyutan gereja.

Sebagai seorang pengikut paham Heliosentris yang diturunkan oleh Aristarchus, Copernicus, dan kemudian Galilei-Galileo, Isaac Newton juga dimusuhi gereja. Secara diam-diam, Newton melakukan penghitungan matematis terhadap umur dunia dengan sumber-sumber dari berbagai kitab ramalan, sejarah, dan juga Alkitab itu sendiri.

Newton mendapatkan hasil bahwa setelah Kerajaan Romawi Suci berlalu di tahun 800 M, maka harus ada waktu selang selama 1260 tahun untuk mendirikannya kembali. Hasilnya, Newton menulis, bahwa Kerajaan Romawi Suci akan berdiri dan ini akan menandai Hari Akhir Dunia, pada tahun 2060.

Sementara itu, Saintis telah menjumpai sebuah planet yang lebih kecil daripada bumi yang menghantam ke bumi. Ia memperkirakan bahwa planet itu akan menabrak bumi pada tahun 2014.

Amerika akan mencoba untuk menukarkan orbitnya dengan menembaknya dengan sebuah roket. Dan saintis juga telah menjumpai sebuah planet yang akan menghantam bumi dalam masa 60 tahun lagi. Hitungannya, kalau itu terjadi maka dunia akan musnah pada tahun 2065.

Di Islam sendiri, dikenal adanya dua kiamat. Yaitu, Kiamat Sughro dan Kiamat Kubro.

Definisi Kiamat Sughro, yaitu ketika ada suatu masa dimana terjadi penzaliman besar-besaran terhadap kebenaran.

Sementara, Kiamat Kubro adalah Kiamat Besar dimana Malaikat Isrofil meniup sangkakala.

Kiamat Sughro atau kiamat kecil terjadi ketika orang-orang bodoh dan lalim menjadi penguasa. Juga terjadi ketika orang-orang pandai dan para ilmuwan sudah menjual kebenaran untuk kenikmatan dunia.

Kiamat Sughro terjadi ketika orang-orang yang lemah dan tertindas, tak ada lagi yang membela. Dan, kiamat kecil terjadi ketika orang-orang yang teraniaya sudah tidak tahu lagi kemana harus mengadu. Di situlah terjadi kiamat kecil, di mana Tuhan akan memberikan adzab. Lalu, mengganti generasi yang rusak dengan generasi baru yang lebih bertakwa.

Jadi, kapan kiamat tiba? Tidak penting kapan tiba. Asal, masih ada harapan akan keadilan, kebenaran dan ketakwaan terhadap Tuhan.(ims)
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
azuki
Selasa, 26 Juli 2011 | 11:40 WIB
semoga aja , kiamat masih jauh , aku masih ingin cari amal yang sebanyak-banyaknya dan aku inin sukses dulu
novin reverener
Selasa, 19 April 2011 | 15:45 WIB
hore.... nanti kiamat, kan serutuh kalo kiamat ada sebuah pertarungan melawan tantangan besar...........
pikah asam
Minggu, 10 April 2011 | 16:01 WIB
betulkah tahun akan kiamat ???????????????????????????????????
Budi Wilaksono
Selasa, 8 Februari 2011 | 23:32 WIB
Kiamat kok di pusingin.... yg harus kita pusingin tuch amal perbuata kita di dunia...
BUNGSU
Senin, 16 November 2009 | 14:11 WIB
Kiamat sudah Terjadi atas kebobrokan moral manusia itu sendiri..
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.