Senin, 28 Mei 2012 | 16:14 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Rektor UIN: Kiamat 2012 Lebih Bahaya Dari Miyabi
Headline
istimewa
Oleh: Raden Trimutia Hatta
web - Senin, 16 November 2009 | 07:02 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Film 2012 yang menceritakan soal ramalan kiamat pada 21 Desember 2012 membuat resah masyarakat. Film yang diangkat dari ramalan suku Maya itu dianggap lebih bahaya dari artis porno Miyabi.

"Iya, bisa jadi itu lebih bahaya (dari Miyabi)," ujar Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta Amien Abdullah kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (16/11).

Menurutnya, film 2012 yang kini sudah diputar di Indonesia itu merupakan film sensasional yang sudah menyentuh wilayah agama dan kepercayaan. Seharusnya, sebelum film itu diputar LSF (Lembaga Sensor Film) mengadakan debat publik terlebih dahulu soal film itu sebelum memberikan sertifikasi lulus sensor.

Sebab, sambungnya, peradaban bangsa Indonesia masih tergolong rendah yang mudah percaya dengan sesuatu yang sensasional. Karena film itu kini sudah diputar, LSF perlu melakukan sensor terhadap efek yang dihasilkan film itu agar tidak membuat masyarakat semakin resah.

Meski berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat, Guru Besar Filsafat Agama itu berpendapat film 2012 tidak perlu dilarang peredarannya.

"Tidak perlu ada larangan, tapi cukup dengan debat publik saja. Kalau melarang itu malah tidak mendidik, karena itu membatasi hak asasi. Tapi, tetap harus ada yang bertanggung jawab terhadap efek yang muncul dari film itu, dalam hal ini adalah LSF," ungkapnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
11 Komentar
Producer Menyewa MUI?
Senin, 14 Desember 2009 | 04:53 WIB
Ternyata Producer Film 2012 (bukan kiamat 2012) telah menyewa MUI agar menyatakan bahwa Fim Kiamat 2012 haram. Sebetulnya tidak ada itu Film Kiamat 2012. Jadi MUI tidak salah, dan masyarakat jadi penasaran untuk menontonnya, ini iklan yang lebih Jitu daibanding pasang poster Gede gedean. Tinggal diselidiki rekening siapa saja yang bertambah sehubungan dengan isu Haram tersebut.
ijoenk
Minggu, 22 November 2009 | 19:35 WIB
Saya bingung dengan polemik film 2012.., di kalender Suku Maya sendiri tidak ada menyebutkan kiamat.., 2012 adalah berakhirnya kalender pajang suku maya... setelah berakhir maka kembali ke 0001 lagi... Begitu juga di Film 2012, tidak ada yang bilang itu kiamat (karena ada yang selamat) dan akhir film adalah tahun 0001 (sesuai dengan kalender Maya)yang telah berakhir dan kembali ke tahun awal (0001), makanya saya heran kok MUI, PBNU (apakah sudah nonton ato pura2x belum nonton) kok bisa melarang..(asumsi yang salah 2012 adalah kiamat)
joko
Jumat, 20 November 2009 | 21:54 WIB
betul .. its just movie. sama seperti yg sudah2, dan sudah dibatasi u/ remaja/dewasa. selesai. anak tidak boleh nonton.
hmsabar
Rabu, 18 November 2009 | 20:44 WIB
TIDAK perlu mempersoalkan kapan hari KIAMAT, kalaupun betul 2012 hari KIAMAT, ini artinya masih ada WAKTU untuk memeperbaiki dan meningkatkan IMAN- TAQWA kita pada ALLAH SWT. Artinya dengan bekal IMAN yang kuat KITA SIAP KAPAN SAJA MAU KIAMAT.
Jeis Polamolo
Rabu, 18 November 2009 | 16:55 WIB
Kiamat itu rahasia Tuhan. Dia datang kapan, kita tidak akan pernah tahu. Orang yang meramal itu mungkin aja dia lagi stres. Dan sekarang kan ada film yang sudah tayang di Indonesia tentang kiamat ( 2012 ) yach... mungkin aja orang sudah terpengaruh dari film tersebut....
cengkir gading
Rabu, 18 November 2009 | 14:00 WIB
soal filem itu,saya kurang setuju kalau di putar di depan anak-anak,karena merupakan beban psikologis tersendiri karena memang akan mempengaruhi tingkah lakunya. sekarang saja sudah banyak anak yang ketakutan mendengar tahun 2012.solo Jawa Tengah.
anne
Selasa, 17 November 2009 | 12:50 WIB
saya rasa orang yang nonton tidak terlalu serius menanggapi film ini... ini kan cuma hiburan..., lagi pula dari dulu film2 barat banyak kok model begini... the end of day, judgement day... kalau masalahnya menyangkut agama ya dari dulu harusnya film2 mengenai omen, lucifer, vampir, penyihir harry potter dilarang aja sekalian
gw
Senin, 16 November 2009 | 17:23 WIB
It's Just Movieeeeee..gitu ajah report
lulu
Senin, 16 November 2009 | 14:13 WIB
kerent film nykk ..
anak rantau
Senin, 16 November 2009 | 13:35 WIB
Aah kog semua diributin sih, namanya juga filem. Tentu produdernya bikin yang menarik dan bisa dijual. Nyatanya sudah menghasilkan 2 t lebih. Capek-capek aja, kalo gak suka jgn nontonlah .....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.