Sabtu, 26 Mei 2012 | 14:44 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Abaikan Rekomendasi Tim 8
ICW: Chaos Hantui SBY
Headline
Febridiansyah - inilah.com /Agus Priatna
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Senin, 16 November 2009 | 07:41 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Dorongan publik agar Presiden SBY melaksanakan rekomendai tim 8 semakin besar. Bila aspirasi publik itu tak tersuarakan, SBY harus siap mengatasi situasi chaos.

"Chaos akan lebih besar kalau presiden membiarkan ini. Meskipun para demonstran tak anarkis, masih tertib," kata anggota ICW Febridiansyah kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (15/11).

Tidak hanya persoalan Chandra-Bibit saja, sambungnya, publik akan marah karena beberapa hak ketidakadilan selama ini. Misalnya, soal kasus Anggodo Widjojo yang tetap berkeliaran, Polri tak menahan adik dari buronan KPK Anggoro Widjojo itu.

"Belum lagi soal skandal Bank Century. Ini sangat membuat rakyat marah. Karena mereka korban kebusukan aparat penegak hukum," ungkap dia.

Menurutnya, imej buruk publik terhadap Kepolisian, Kejaksaan, dan lembaga pemerintah lainnya tidak bisa disalahkan. Itu akibat dari oknum aparat yang memanfaatkan kekuasaan, sehingga mematikan sistem hukum dan keadilan RI.

"Oleh karenanya, kemarin soal pidato Presiden SBY yang memasukkan protfram dalam rangka peningkatan upaya pemberantasan korupsi lewat SMS ganyang mafia, itu harus dibuktikan sekaranglah saatnya," papar Febri.

Ia berharap SBY tidak berhenti pada pidato semata. "Perombakan yang mendasar harus dilakukan di lembaga Kejaksaan dan Kepolisian. Tidak cukup mencopot Susno dan Ritonga saja," imbuhnya.

Masyarakat, lanjut Febri, bergolak bukan karena sosok Chandra dan Bibit. Tapi alasan penahanan keduanya yang membuat masyarakat membenci Polri. "Mereka kan membandingkan dengan Anggodo kok masih bisa berkeliaran? Makanya inilah bukti presiden adil atau tidak," tukasnya. [ikl/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.