Minggu, 27 Mei 2012 | 14:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
EPC Proyek Senoro Harus Diubah
Oleh: Makarius Paru
web - Senin, 16 November 2009 | 11:02 WIB
INILAH.COM, Jakarta - DPR menyarankan untuk mempermudah pembahasan gas Senoro seharusnya engineering procurement contract (EPC) proyek Senoro diubah pemerintah.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi VII DPR-RI, juga Deputy Bidang Energi dan Keuangan Fraksi Golkar Satya W Yudha. "Konsumen domestik jangan terus dipaksakan mengikuti EPC yang sudah dibuat Pertamina dan Medco untuk pengembangan Senoro. Karena EPC yang ada sudah dirancang untuk gas ekspor. Namun, agar harga gas diterima konsumen domestik, EPC harus dirubah," kata di Jakarta, Senin (16/11).

Dia menambahkan, yang terjadi selama ini pembeli gas Senoro terus digiring menggunkana EPC lama, sementara kalau memakai EPC lama maka harga gas Senoro capai US$12 per MMBTU. "Padahal harga tersebut sangat musthil bagi konsumen domestik, makanya pemerintah dan produsen seharusnya segera memikirkan opsi lain, EPC dirubah sehingga harga gasnya mampu dibeli konsumen domestik," katanya.

Untuk diketahui, sudah berbulan-bulan pemerintah tidak mampu menyepakati harga ideal gas Senoro. Produsen gas Pertamina dan Medco tetap komit pada harga US$4 per MMBTU plus premium, sementara konsumen domestik PT PLN (Persero), Panca Amara Utama (PAU) dan Pusri tidak menyanggupi harga tersebut. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.