INILAH.COM, Jakarta- Serangkaian foto pernikahan yang mewah, telah terpampang di Facebook. Namun urusan jadi runyam jika uang pernikahan mewah itu berasal dari hasil penggelapan.
Seorang wanita di Inggris, Joanne Kent (26) dituduh mencuri uang sebesar US$ 797 ribu, termasuk US$ 83,5 ribu yang digunakan untuk membiayai pernikahannya. Ia kini diselidiki oleh polisi.
Kent dituduh telah melakukan pencurian dan penipuan terhadap perusahaan lamanya, Wilson UK, sebuah perusahaan suplier minyak asal Amerika. Saat itu pekerjaannya adalah menangani transaksi keuangan dan pembayaran kepada suplier.
Kent ditangkap awal tahun ini setelah mantan perusahaannya melapor kepada p[olisi West Midlands.
Menurut catatan Company House, wanita yang sudah memiliki dua orang anak dan tinggal di Cornwall itu, tahun lalu menjadi direktur dari sebuah perusahaan baru bernama Eco Warehouse Ltd. Ia juga sempat merangkap menjadi sekretaris perusahaan dari Enviromentall Skills Network Ltd.
Pengadilan West Midlands telah mengkonfirmasi bahwa Kent telah dituntut dengan tuduhan pencurian dan penipuan.
Ia akan menjalani sidang lanjutan pada 24 November mendatang di pengadilan Wolverhamton Crown.[ito]