INILAH.COM, Sydney Di hadapan setengah juta penduduk Australia, terutama anak-anak, PM Kevin Rudd menyampaikan permintaan maafnya dengan emosional. Ada apa?
Kami mengingat dengan rasa malu, bahwa begitu banyak dari kalian yang sendirian, kedinginan, kelaparan, tak memiliki tempat dituju atau orang yang dikasihi. Kalian-kalian yang tak memiliki tujuan. Kita berkumpul hari ini, untuk meminta maaf, atas nama bangsa ini, tutur Rudd, seperti dikutip news.com.au, Senin (16/11).
Hal itu disampaikannya di hadapan anggota sebuah organisasi bernama Forgotten Australians. Mereka adalah penduduk, yang umumnya anak-anak, korban kekerasan seksual, kerja paksa, dan berbagai pelanggaran HAM lainnya yang menurut data menimpa setengah juta anak di Negeri Kanguru itu.
Kami meminta maaf atas anak-anak yang diambil dari keluarga kalian dan ditempatkan ke sebuah institusi di mana mereka menerima siksaan. Maafkan atas penyiksaan fisik, kelaparan emosi, dan kehampaan tanpa cinta dan kasih sayang. Maafkan atas tragedi dan hilangnya masa kanak-kanak, lanjutnya.
Di Australia, ratusan ribu anak-anak menjadi korban segala bentuk kekerasan atau kerja paksa. Termasuk di antara tujuh ribu imigran anak-anak dari Inggris yang diambil paksa dari rumah masing-masing. PM Inggris Gordon Brown pun siap mengikuti jejak Rudd dengan meminta maaf pada 130 ribu anak yang mengalami semua hal tersebut. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !