INILAH.COM, Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengakui, keberadaan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) menguras neraca BI karena harus membayar bunga secara rutin.
"SBI itu bikin uang kita keluar banyak, jadi jangan berpikir kita senang melakukan itu karena kita harus membayar SBI-nya, bunganya," ujarnya di Gedung DPR RI, Senin (16/11).
Darmin juga mengatakan, suku bunga SBI mengikuti BI rate yang juga memberikan efek samping bagi neraca BI. "Kalau diturunkan sekaligus (SBI), biaya moneter BI jadi murah. Itu bener logikanya, masalahmnya bunga SBI itu mengikuti BI rate. BI rate harus disetel sedemikian rupa sehingga tidak boleh terlalu dekat dengan inflasi. Kalau disetel dekat dengan inflasi, uang lari Pak," paparnya.
Kendati demikian, Darmin menjelaskan, alasan BI mengeluarkan SBI adalah agar likuiditas perekonomian tetap terjaga. "Itu terpaksa kita lakukan, itu menjaga likuiditas di perekonomian jangan terlalu banyak. SBI memang gunanya untuk itu," ujarnya. [mre/hid]