INILAH.COM, Jakarta - Pasar saham Asia meningkat pada Senin (16/11), lebih baik dari yang diharapkan disebabkan pasar ritel Amerika Serikat yang melambung dan harga emas menyentuh rekor baru. Hal ini menimbulkan naiknya rasa percaya diri di pasar ekonomi dunia. Saham-saham utama di pasar naik 1-2 persen, di mana investor mengalirkan dananya ke sektor komoditas dan saham perusahaan sumberdaya alam sementara dolar menurun.
Emas juga berada di atas US$1,13 untuk pertama kalinya dan perdagangan minyak tertinggi pada kisaran US$77. Berdasar laporan per kuartal pada Jumat pekan lalu dari rantai ritel Amerika Serikat, seperti Walt Disney, membantu mengurangi kekhawatiran investor terhadap pengeluaran konsumen Amerika, dipicu pertumbuhan di ekonomi orientasi ekspor Asia.
"Data tersebut meningkat, karena adanya berita positif di pasar yang menambah tingkat percaya diri," ujar Lorraine Tan, Direktur riset ekuitas di Standard & Poor's di Singapura.
Pola pikir para investor beriringan ketika Presiden Barack Obama, untuk pertama kali mengunjungi China, di mana isu perdagangan, pemulihan ekonomi, dan nilai tukar kedua negara, yakni telah diduga sebelumnya dalam pertemuan dangan para pemimpin Beijing.
Di Jepang, Indeks Nikei 225

ditutup naik 20,87 poin, atau 0,2% ke 9.791,18. Tetapi investor menyingkirkan berita bahwa ekonomi Jepang menguat pada kecepatan tahunan pada 4,8% di kuartal ketiga, menandakan ekspansi yang lurus sepanjang kuartal kedua dan tekanan terkuat bagi produk domestik bruto sejak tahun 2007.
Di China, Indeks Hang Seng

Hong Kong meningkat 373,88 poin atau 1,7% ke 22.927,51 dan Shanghai tertekan 83,70 poin atau 2,6% ke 3.271,35.
Pasar di Korea Selatan, Taiwan, India dan Australia naik di atas 1%. Tan dan poin analisis lainnya terhadap melemahnya dolar dan merekam tingkat suku bunga yang rendah sebagai alasan utama perbaikan ekuitas global, sebagaimana komoditas. Dengan obligasi dan tabungan meluluh sedikit beberapa hari ini, baik investor besar maupun kecil mencari spekulasi untuk mendapatkan keuntungan lebih.
"Itulah mengapa banyak orang menawarkan investasi dalam bentuk ekuitas. Tidak banyak alternatif yang baik jika kita ingin mendapatkan pengembalian".
Jumat di Wall Street, Dow Jones meningkat 73 poin atau 0,7 persen ke 10.270,47. Indeks Standard & Poor's meningkat 6,24 poin atau 0,6 persen ke 1.093,48. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 18,86 poin atau 0,9 persen ke 2.167,88.
Wall Street menyarankan pembukaan yang lebih kuat di Amerika Serikat pada Senin.
Harga minyak asia meningkat terhadap pelemahan dolar Amerika Serikat dan meningkatkan permintaan minyak mentah tahun yang akan datang. Harga minyak mentah pada Desember 2009 diperkirakan 86 sen ke $77,21 per barel, kontrak turun 59 sen pada $76,35 pada Jumat.
Pukulan balik juga mengangkat harga emas, dilihat sebagai pagar melawan nilai tukar Amerika Serikat yang lebih rendah. Harga emas meningkat $12,7 pada 1129,4 setelah menyentuh nilai tertinggi di $1.130,6.
Untuk nilai tukar, dolar sedikit lebih tinggi 89,55 yen dari 89,51 yen. Euro meningkat $1,4968 dari $1,4923. [cms]