inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Kontroversi Jadikan 2012 Film Terlaris

Headline
Oleh: Arief Bayuaji
Senin, 16 November 2009 | 20:47 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kehadiran film 2012 masih terus menuai kontroversi. Kenyataannya, 2012 yang baru tiga hari tayang itu berhasil meraup US$225 juta dan predikat film terlaris.

"Film itu tidak pantas untuk ditayangkan, karena dapat mempengaruhi pemikiran orang," kata Ketua MUI Kabupaten Malang KH Mahmud Zubaidi kepada wartawan saat ditemui di rumahnya Jalan Raya Pakisaji, Malang, Senin (16/11).

Mahmud sebagai orang Islam berharap semua muslim mempercayai akan datangnya hari kiamat. Ia pun mengimbau agar tidak mempercayai gambaran kiamat versi bangsa Maya.

"Kapan hari kiamat itu terjadi merupakan kuasa dari Sang Pencipta. Jadi kita tidak boleh menentukan hari itu. Jika ada seperti itu, maka itu menyesatkan," tuturnya.

Berbeda dengan Mahmud, Ketua MUI, Amidhan menganggap film 2012 bukan sebagai masalah besar. Amidhan, Senin (16/11), di Jakarta mengatakan, "Secara pribadi saya tidak masalah, asal film 2012 tidak diasosiasikan dengan hari kiamat. Soalnya, hari terakhir itu tidak ada yang tahu. Film itu juga film fiksi bukan kisah nyata."

Sikap itu yang akhirnya membuat ia dan MUI Pusat belum menentukan mendukung atau mengharamkan 2012. "Kita akan menentukan sikap setelah mengkaji film itu dalam waktu dekat ini," terangnya.

Pro dan kontra juga berdatangan dari kalangan artis. Andi Soraya mewakili kubu melarang 2012 diputar. "Saya setuju larangan itu, karena 2012 menimbulkan ketakutan dan menjadi hal yang negatif," ujarnya saat ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (16/11).

Mantan kekasih Steve Emmanuel itu, tak percaya hari kiamat bisa ditentukan kapan kejadiannya. "Yang benar kiamat itu bisa terjadi kapan saja. Tidak bisa ditentukan waktunya. Yang penting sekarang perbanyak amal ibadah," tuturnya.

Tidak demikian halnya dengan Risty Tagor. Bagi cewek cantik bintang sinetron Safa dan Marwah ini, 2012 justru memberi pesan agar kita terus dekat dengan Tuhan. "Film ini kan bisa dijadikan peringatan bagi kita agar lebih dekat dengan Tuhan," paparnya.

VJ Daniel Mananta pun berpikiran sama. Ada sisi positif yang didapatkan film yang dibintangi John Cusack ini. "Film ini memberi pesan. Memberi pesan bahwa kita harus bisa menjaga dunia kita, lebih peduli sama bumi, pdan eduli sama orang lain. Film ini juga memberi pesan, apakah kita siap masuk surga atau neraka," kata mantan kekasih VJ Marissa ini dengan lantangnya.

Pro kontra yang terjadi dan apapun alasannya, 2012 sangat laris ditonton banyak orang di seluruh bioskop Indonesia. Berdasarkan pengamatan INILAH.COM, sampai hari ini (16/11) hampir semua bioskop yang memutar 2012 mampu menjual semua bangku yang tersedia. Mulai dari jam tayang pertama di siang hari, hingga malam hari.

Fantastiknya, film berdurasi 158 menit ini mampu meraih keuntungan US$65 juta selama 3 hari penayangannya di seluruh biokop di Amerika Serikat. Pencapaian yang menghantarkan 2012 sebagai jawara box office, mengungguli 9 film lainnya, Disney's A Christmas Carol ( US$22.3 juta), The Men Who Stare at Goats US$6.2 juta, Precious: Based on the Novel Push by Sapphire US$6.1 juta, Michael Jackson's This Is ItUS $5.1 juta, The Fourth Kind US$4.7 juta, Couples Retreat US$4.3 juta, Paranormal Activity US$4.2 juta, Law Abiding Citizen US$3.9 juta dan The BoxUS$3.2 juta.

Tak hanya sukses di Amerika Serikat, film ini juga laris di 105 negara dunia. Prancis berhasil mengumpulkan US$17.2, Rusia meraup US$15.3 juta, Jerman US$12.4 juta, Cina dengan US$12.3 juta, dan Inggris dengan U$10.8 juta. Jika diakumulasikan dengan negara lainnya, total uang yang terkumpul dari tiga hari penayangannya di seluruh dunia itu sudah mencapai US$225 juta.

Pencapaian itu masih dibawah Harry Potter and the Half-Blood Prince (US$236 juta) dan Spider-Man 3 (US$231 juta). Namun, sepertinya 2012 akan mampu melewati dua film hebat di eranya itu.

Sementara itu, Sony selaku produser pun puas dengan hasil yang ada. "Pencapaian ini jelas mengatakan bahwa Roland Emmerich adalah pembuat film luar biasa yang karyanya bergema di mana-mana. Dia mampu menampilkan gambar, efek khusus, serta cerita yang luar biasa," kata Rory Bruer, dari Sony selaku produser 2012.

"Rasanya benar-benar seperti musim panas. Ini membuktikan 2012 pantas mendapatkan posisi film terlaris," kata Paul Dergarabedian, analis film terlaris dari Hollywood.com. [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
3 Komentar
Rniez P Gunawan @ Minggu, 29 November 2009 | 10:43 WIB
Film ini bukan kiamat. Kiamat terjadi hanya Allah SWT yang tahu. Film ini hanya film fiksi so nikmati saja u/ sekedar hiburan.
nathan manik @ Senin, 23 November 2009 | 16:03 WIB
film 2012 sangat bagus, film ini mengajak kita untuk lebih percaya akan kebesaran Tuhan.
acep sutrisna @ Selasa, 17 November 2009 | 08:14 WIB
filem ini baik untuk mengingatkan kita akan hari akhir agar kita sadar
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.