INILAH.COM, Jakarta - PT XL Axiata Tbk (EXCL) akan merestrukrisasi sebagian utang yang jatuh tempo tahun ini seperti Bank Mandiri dari hasil rights issue sekitar Rp2,8 triliun.
Saat ini total utang EXCL per September 2009 sekitar Rp18,5 triliun. Dengan rights issue ini hampir Rp3 triliun diharapkan utang berkurang menjadi Rp15,5 triliun. Total jumlah saham PUT I atau rights issue yang dikeluarkan sekitar 20 persen saham dengan periode penawaran sekitar 1 hingga 7 Desember 2009.
"Ada utang yang jatuh tempo tahun ini seperti Bank Mandiri dan ExportKreditnamnden (EKN) buyer credit facility yang didanai Swedish Credit Corporation," kata GM Corporate Finance & Business Analysis EXCL Silvia Hardiman, Senin (16/11).
Ia menambahkan memang ada utang yang dipercepat pembayarannya seperti pinjaman sindikasi seperti DBS dan Bank Mizuho pada 2010. Silvia mengatakan pendanaan pembayaran utang juga untuk mengurangi risiko mata uang asing. Laba bersih Rp 1,202 triliun per kuartal ketiga 2009 atau tumbuh 35% dibandingkan tahun lalu Rp891 miliar. Dengan ebitda 4,11 dan pendapatan per September 2009 sekitar Rp9,178 triliun. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !