inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

FPI : Film Kiamat 2012, Musyrik!

Headline
istimewa
Oleh: Dwifantya Aquina
Selasa, 17 November 2009 | 01:10 WIB
INILAH.COM, Jakarta Kontroversi film 2012 yang bercerita soal ramalan kiamat dari suku Maya terus bergulir. Front Pembela Islam (FPI) menilai, film garapan Roland Emmerich itu mengandung nilai kemusyrikan.

"Film 2012 nampaknya bisa menghipnotis semua orang yang menonton bahwa kiamat memang nyata akan terjadi pada saat itu. Percaya dengan film itu sama saja dengan musyrik," ujar anggota FPI, Mustafa kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (16/11).

Mustafa menilai, film yang dipromosikan besar-besaran dan diputar secara serentak di dunia itu tidak mengandung unsur hiburan sama sekali. Film yang menceritakan kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012 itu dianggapnya hanya mengandung doktrin bahwa hari kiamat sebentar lagi akan datang dan manusia harus cepat-cepat bertobat.

"Umat yang mau bertobat tidak harus menunggu sampai 2012 datang, tanpa adanya film itu seharusnya umat Islam sudah bertobat. Film ini membuat nilai-nilai aqidah umat Islam jadi merosot," katanya.

FPI, sambungnya, akan mengimbau pemerintah, khususnya Departemen Agama untuk segera memberikan keterangan kepada masyarakat untuk tidak mudah memercayai cerita dari film yang berdurasi 158 menit itu. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
12 Komentar
FPI @ Senin, 14 Desember 2009 | 05:16 WIB
Kami hendak menjelaskan duduk permasalahannya dengan benar: 1. Kami sendiri belum pernah menonton Film tersebut, hanya dari berita berita, adegannya begitu nyata sehingga bisa menggoyahkan keimannan ummat yang tidak kuat. 2. Kami seperti selama ini menganggap, bahwa lebih baik mencegah agar tidak goyah imannya, daripada hal itu terjadi. 3. Kami menyadari banyak dari kami yang belum begitu kuat keimannanya. 4. Kami mendukung kalau MUI menyatakan Film itu haram. 5. Kami sendiri sebetulnya pingin nonton film tersebut tapi tidak ada yang gratis.
nang_nita @ Sabtu, 21 November 2009 | 23:11 WIB
mestinya dan sebaiknya FPI dan MUI itu ngebantu TKI2 kita yang diperkosa, dilecehkan bahkan dibunuh di Arab, Malasysia, dan negara2 lainnya, jangan beraninya sama saudara sebangsa saja?
nang_nita @ Sabtu, 21 November 2009 | 21:39 WIB
film adalah imajinasi seseorang yang dituangkan dalam sebuah pertunjukan, kalau orang suka pasti berkata 'bagus', kalau tidak suka...'jelek', komentar boleh macem2..namanya juga demokrasi..'kiamat'...sebenarnya mulai dari dalam diri, kenapa mesti diributkan...lah orang tidur saja bisa mati kok...peace
Ratih @ Rabu, 18 November 2009 | 13:35 WIB
FPI tu ke laut aje atau mendingan ngungsi ke gurun pasir di negeri arab sono, pelihara jenggot, nggak boleh bawa hp apalagi makan bakso.
Moderat @ Selasa, 17 November 2009 | 22:02 WIB
FPI, ga gaul coyy
sudiono @ Selasa, 17 November 2009 | 17:52 WIB
Menarik ... kenapa film the day after tomorrow, end of the day serta seabrek film-film hollywood yang bertemakan kiamat kok tidak dilarang ? Kenapa film 2012 yang kena batunya ? Bahkan sampai ada yang mengharamkannya. Saya rasa masyarakat tahu kok kalau semua film hollywood rata-ratanya fiksi doang, kalau ada unsur membela satu agama ( dalam hal ini Kristen misalnya ) ya wajar la wong yang buatnya aza mereka kok bukan orang Islam, jadi itu hanya sekedar hiburan doank bukan apa-apa, jadi MUI atau FPI cukup mengingatkan umat tak perlku sampai mengharamkan, karena masih banyak urusan kaum muslimin yang mesti diselesaikan daripada ngurusin film doank, bener gak ?
ferdy @ Selasa, 17 November 2009 | 15:39 WIB
ga usah neko2 itu cuman hiburan aja !!!
Umar @ Selasa, 17 November 2009 | 15:26 WIB
Saya sudah melihat film ini, tidak ada yang spesial, biasa saja. Kenapa FPI melarang?, jangan2 FPI blm melihat film ini tp terpengaruh isu orang2 ttg film ini. Ini cerita fiksi, semua orang sudah tahu, apa hubungannya dengan musyrik?. Pernyataan FPI, malah merendahkan umat islam, seakan2 kita umat yg tidak berpendidikan, tidak mampu mengenali cerita fiksi.
andrhey @ Selasa, 17 November 2009 | 15:12 WIB
itu sih tergantung cara pandang dan pemikiran kita masing masing . tapi menurut gw yg pasti ini film keren dengan efek efek digital nya dan tata suara yg mantaf .
tamu @ Selasa, 17 November 2009 | 14:59 WIB
haha itu film indo di indosiar itu diurusi kenapa ga dianggap musyrikkkk???
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.