INILAH.COM, New York - Membaiknya penjualan ritel pada Oktober lalu dan pelemahan dolar AS, memicu positifnya Wall Street pada perdagangan Senin (16/11).
Pelemahan dolar AS memicu harga emas dan harga komoditas linnya termasuk minyak. Hal tersebut mengerek saham-saham di sektor energi dan material.
Selain itu, pernyataan Chairman Federal Reserve Ben Bernanke yang akan mempertahan kan suku bunga acuan pada level terendahnya, juga memicu penguatan pasar modal. Ben juga mengatakan bahwa dirinya tidak melihat adanya pengaruh dikucurkannya dana dari pemerintah menyebabkan pergerakan spekulatif.
Sentimen positif lainnya datang dari Departemen Perdagangan yang menyatakan, penjualan ritel Oktober lalu naik 1,4%. Nyaris dua kali lipat dari proyeksi para analis, yang didorong oleh penjualan otomotif.
Pada perdagangan Senin, Dow Jones naik 136,49 poin (1,3%) ke 10.406,96, S&P 500 naik 15,82 poin (1,5%) ke 1.109,3 dan Nasdaq naik 29,27 poin (1,4%) ke 2.197,85. S&P 500 berada pada level terbarunya sejak Oktober tahun lalu. [mre/cms]