INILAH.COM, Jakarta - Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar mengakui, Rabu (18/11) akan diadakan pertemuan kembali antara Pemda Nusa Tenggara Bara, PT Aneka Tambang, Departemen ESDM, dan Departemen Keuangan pada Rabu besok (18/11).
"Tadi malam kita sudah rapat. Rabu [besok] ada pertemuan lebih lanjut. Untuk sesama stakeholders, kami untuk meminta bertemu lagi, cari titik temu kembali, sehingga dapat formula yang representatif," urai Mustafa usai pemberangkatan 14 ambulance di Gedung Kementerian Negara BUMN, Jakarta, Selasa (17/11).
Ia menambahkan, pertemuan antar stakeholder ini untuk mencari formula yang representatif bagi semua pihak begitu juga dengan dananya. Pihak Pemda mengakui dana sudah disiapkan dari Bupati NTB begitu juga dengan Antam. "Yang jelas mereka sudah berkonsorsium dengan PIP dan Bukit Asam pun masih masuk," jelasnya.
Menyoal Antam tidak bergabung dengan konsorsium, Mustafa menampiknya. "Tidak juga nanti kita lihat saja. Bahkan mereka [Antam] sudah meyiapkan kebutuhan sahamnya," pungkasnya.
Kendati demikian, Mustafa menegaskan, proses divestasi saham Newmont tersebut akan tetap terlaksana bila nantinya tidak ditemui jalan tengah. Salah satu permasalahan terhambatnya divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (Newmont) disebabkan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tetap bersikukuh dengan porsi saham 50:50. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !