Minggu, 27 Mei 2012 | 14:35 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Antam Masih Berpeluang
Divestasi 14% Newmont Dibahas Besok
Headline
Mustafa Abubakar
Oleh: Susan Silaban
web - Selasa, 17 November 2009 | 11:19 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar mengakui, Rabu (18/11) akan diadakan pertemuan kembali antara Pemda Nusa Tenggara Bara, PT Aneka Tambang, Departemen ESDM, dan Departemen Keuangan pada Rabu besok (18/11).

"Tadi malam kita sudah rapat. Rabu [besok] ada pertemuan lebih lanjut. Untuk sesama stakeholders, kami untuk meminta bertemu lagi, cari titik temu kembali, sehingga dapat formula yang representatif," urai Mustafa usai pemberangkatan 14 ambulance di Gedung Kementerian Negara BUMN, Jakarta, Selasa (17/11).

Ia menambahkan, pertemuan antar stakeholder ini untuk mencari formula yang representatif bagi semua pihak begitu juga dengan dananya. Pihak Pemda mengakui dana sudah disiapkan dari Bupati NTB begitu juga dengan Antam. "Yang jelas mereka sudah berkonsorsium dengan PIP dan Bukit Asam pun masih masuk," jelasnya.

Menyoal Antam tidak bergabung dengan konsorsium, Mustafa menampiknya. "Tidak juga nanti kita lihat saja. Bahkan mereka [Antam] sudah meyiapkan kebutuhan sahamnya," pungkasnya.

Kendati demikian, Mustafa menegaskan, proses divestasi saham Newmont tersebut akan tetap terlaksana bila nantinya tidak ditemui jalan tengah. Salah satu permasalahan terhambatnya divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (Newmont) disebabkan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tetap bersikukuh dengan porsi saham 50:50. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.