inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

BUMN Setor Dividen Paling Telat Akhir November

Headline
inilah.com /Dokumen
Oleh: Susan Silaban
Selasa, 17 November 2009 | 13:21 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Negara BUMN menargetkan penarikan dividen interim dari sejumlah perusahaan pelat merah bisa rampung akhir November 2009.

Demikian diungkapkan Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar usai acara pelepasan 14 mobil Asuransi di Gedung Kementerian Negara BUMN, Selasa (17/11). "Mudah-mudahan dalam minggu-minggu ini termasuk persiapan dari APBN 2010. Paling tidak akhir bulan inilah mudah-mudahan," ujar Mustafa.

Ketika ditanyai apakah dividen Rp1,6 triliun akan ditarik dari sejumlah perusahaan berpelat merah, Mustafa enggan menjawabnya. "Angkanya sedang kita pelajari dengan Sesmen, sekaligus peluang menyesuaikan APBN untuk 2010," tegasnya.

Dana ini akan digunakan pemerintah untuk menutupi kekurangan APBN-P 2009 akibat realisasi pajak yang tidak sesuai target.

Ada beberapa perusahaan BUMN yang telah telah bersedia untuk menyetor dividen interim tahun ini. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) misalnya, membagi dividen interim tahun buku 2009 senilai Rp 66,75 per saham. PT Semen Gresik Tbk (SMGR) membagikan dividen interim tahun buku 2009 sebesar Rp 58 per saham. Selain itu, ada 3 bank pelat merah juga berencana menyumbang tambalan APBN-P 2009 itu senilai lebih dari Rp700 miliar.

"Targetnya segitu, tapi ternyata lebih dari Rp700 miliar," ujar Deputi Kementerian Negara BUMN Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Parikesit Suprapto pada kesempatan yang sama.

PT Bank Mandiri Tbk akan memberi dividen interim sebesar Rp19,26 per saham, atau setara dengan Rp 269,61 miliar dengan kepemilikan pemerintah 66,79% saham.

Sementara PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) membagikan dividen interim dari laba bersih kuartal ketiga 2009 senilai Rp 45,74 per saham atau dengan kepemilikan pemerintah 56,78% maka dividen yang didapat Rp 320,1 miliar.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) akan menyetor dividen interim sebesar Rp9,44 per saham atau total jatah pemerintah sebanyak Rp 320,16 miliar dengan kepemilikan 76,36%. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.