Minggu, 27 Mei 2012 | 14:35 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Divestasi 14% Saham Newmont
Pemerintah Beri Antam 3 Opsi
Headline
istimewa
Oleh: Makarius Paru
web - Selasa, 17 November 2009 | 14:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Direktur Jenderal Mineral Batubara dan Panas Bumi (Dirjen MinerbaPabum) sudah menyiapkan tiga Opsi agar Antam tetap membeli saham 14% divestasi Newmont.

"Saya sudah menyiapkan tiga opsi penting, bagaimana supaya Antam tetap membeli saham Newmont, muda-mudahan berjodoh," kata Dirjen MinerbaPabum Bambang Setiawan di Jakarta, Selasa (17/11). Sayangnya dia enggan menyebutkan tiga opsi yang disiapkan pemerintah.

Bambang melanjutkan tadi pagi pemerintah sudah memanggil ketiganya, PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT), PT Aneka Tambang (Antam) Tbk dan pihak Pemda NTB. "Saya memanggilnya satu per satu, mendengarkan apa usulan mereka, setelah itu baru dicarikan solusinya," terang Bambang.

Sementara terkait usulan kalau Antam tetap membeli saham Newmont tetapi di luar konsorsium. Bambang menjelaskan kalau konsorsium ada yang antara Pemda dengan perwakilannya PT Daerah Maju Bersaing (DMB), gabung dengan PT Multi Capital. "Pemda membuka peluang bagi Antam untuk masuk ke konsorsium Pemda (PTDMB), tidak gabung ke Multi Daerah Bersaing yang ada Multi Capital nya. Kalau sepakat Antam bisa masuk ke konsorsium, mereka bisa ambil berapa persen," jelas Bambang.

Tambahnya lagi, nanti pihaknya akan terus berbicara dan bertemu lagi dengan antam. "Nanti sesudah saya bicara
saya kasih tahu. Saya udah bikin opsi-opsi agar Antam bisa masuk," terangnya.[hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.