INILAH.COM, Jakarta - DPR akan membreak down rencana pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik (TDL) kelompok industri.
Kenaikan tarif bisa berlaku untuk kelompok industri otomotif yang tidak terlalu membawa inflasi. DPR akan membahas secara khusus rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik Industri. Kelompok industri, seperti industri makanan dan tekstil sangat rentan kalau menerima kenaikan tarif. Sementara industri otomotif bisa dinaikkan, kata Anggota DPR Komisi VII fraksi Golkar Satya W. Yudha kepada INILAH.COM, Jakarta, Selasa (17/11).
Dia melanjutkan, pada prinsipnya rencana pemerintah menaikkan tarif ini jangan sampai menimbulkan situasi kurang baik di masyarakat. Kalau industri otomotif dampaknya tidak terlalu besar bagi masyarakat,katanya.
Sementara itu, terkait defisit krisis Jakarta dan sekitarnya, anggota DPR fraksi PDI-P, Dewi A. Hilman mengatakan ada dua cara untuk mengatasi defisit listrik yang terjadi sekarang. Langkah jangka pendek PLN akan menyewa trafo untuk mengatasi krisis trafo yang ada sekarang. Langkah kedua, segera dilakukan restrukturisasi organisasi di PLN, serta mengaudit kinerja direksi PLN. [cms]