inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Tarif Listrik Industri Otomotif Bisa Naik

Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Makarius Paru
Selasa, 17 November 2009 | 18:34 WIB
INILAH.COM, Jakarta - DPR akan membreak down rencana pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik (TDL) kelompok industri.

Kenaikan tarif bisa berlaku untuk kelompok industri otomotif yang tidak terlalu membawa inflasi. DPR akan membahas secara khusus rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik Industri. Kelompok industri, seperti industri makanan dan tekstil sangat rentan kalau menerima kenaikan tarif. Sementara industri otomotif bisa dinaikkan, kata Anggota DPR Komisi VII fraksi Golkar Satya W. Yudha kepada INILAH.COM, Jakarta, Selasa (17/11).

Dia melanjutkan, pada prinsipnya rencana pemerintah menaikkan tarif ini jangan sampai menimbulkan situasi kurang baik di masyarakat. Kalau industri otomotif dampaknya tidak terlalu besar bagi masyarakat,katanya.

Sementara itu, terkait defisit krisis Jakarta dan sekitarnya, anggota DPR fraksi PDI-P, Dewi A. Hilman mengatakan ada dua cara untuk mengatasi defisit listrik yang terjadi sekarang. Langkah jangka pendek PLN akan menyewa trafo untuk mengatasi krisis trafo yang ada sekarang. Langkah kedua, segera dilakukan restrukturisasi organisasi di PLN, serta mengaudit kinerja direksi PLN. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
leonard @ Jumat, 20 November 2009 | 07:42 WIB
kpk atau bpk harus audit pln
leonard @ Jumat, 20 November 2009 | 07:40 WIB
kpk atau bpk harus adakan audit pln
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.