INILAH.COM, Genoa Setelah Fabio Cannavaro menyarankan Davide Santon untuk hengkang dari Inter Milan beberapa waktu lalu, kini giliran bek Genoa Domenico Criscito yang melakukan hal serupa. Siap bikin Mourinho Berang?
Criscito menilai Santo seharusnya meninggalkan I Nerazzurri demi kebaikan kariernya sendiri. Criscito membandingkan pengalaman bek muda Gli Azzurri ini dengan pengalaman pribadinya.
Penampilan Santon musim lalu luar biasa, bahkan bisa menggusur bek veteran Inter, Marco Materrazzi di skuad Jose Mourinho, namun sayangnya, musim ini, Santon tenggelam.
Tidak seperti musim lalu, penampilan Santon tidak terlalu menjanjikan karena kurangnya kesempatan tampil membela Inter, tidak seperti musim lalu.
Buntutnya, Santon dicoret dari daftar skuad Italia oleh pelatih Marcello Lippi. Kondisi ini berbeda jauh dengan Criscito, yang tengah naik daun dan menuai panggilan dari Lippi.
Di Inter, Santon menuai situasi yang sama ketika saya berada di Juventus, ujar Criscito kepada wartawan, seperti dilansir dari Goal.com.
Saya memutuskan meninggalkan Juve, jadi saya bisa berkembang dan meningkat. Hal itu tidak berarti saya membakar jembatan, karena saya masih dimiliki setengahnya oleh Juve, artinya mereka percaya dengan saya, imbuh Criscito.
Dan hal itu member kesempatan bagi saya membuktikan pada mereka yang menolak saya, tegasnya lagi.
Criscito tidak sepakat dengan The Special One yang berkomentar mengenai pemain muda Italia. Pelatih asal Italia ini, mengklaim, pemain bintang muda tidak mumpuni. Namun Criscito yakin, jika mantan pelatih Chelsea ini salah mengeneralisasikan.
Tidak benar jika pemain muda tidak mumpuni, seperti kata Mourinho. Semua orang selalu berbicara mengenai Mario Balotelli dan Santon, tapi tidak seorangpun melihat pada pemain muda yang ada di skuad Italia, jelas Criscito.[had]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !