INILAh.COM, Jakarta - Terinspirasi dari sebuah nama obat pembangkit gairah wanita, Andreas Odang menampilkan titik aura kewanitaan dengan tampil seksi, tanpa harus vulgar.
Dalam ajang Jakarta Fashion Week 09/10, Andreas Odang menampilkan 21 rancangannya dalam label Andreas Odang Collection 2009-2010. dengan tema besar The Spanish Fly, serta terinspirasi dari sebuah nama obat pembangkit gairah wanita. Odang menampilkan setiap wanita memiliki titik aura kewanitaannya tersendiri dan selalu bisa tampil seksi, tanpa harus vulgar.
Dari segi desain, koleksi ini terinspirasi dari tarian Flamenco yang bergairah dan penuh emosi dan serta pakaian penarinya yang terlihat meriah dengan detail frils dan layers. Siluet A-line menjadi garis dasar Andreas Odang untuk koleksi gaun panjangnya.
Keunikan Odang terletak pada karya yang berdesain mewah dan meriah namun tetap dalam warna-warna muda yang solid, tidak terlihat berat, tapi simpel, dan dapat digunakan untuk pesta-pesta kasual maupun formal.
"Simpel namun tetap elegan yang sangat wearable. Karena merancang satu busana seksi jika tidak dibuat dalam konsep wearable, akan sulit dinikmati oleh wanita," jelas Andreas Odang kepada INILAH.COM mengenai keunggulan dari gaun rancangannya.
Didominasi oleh hijau, setiap gaun juga dilengkapi dengan sentuhan warna hijau, dan diperjelas dengan adanya beberapa gaun yang dipercantik dengan detail bunga-bunga dan daun-daun yang kehijauan, membuat karya Odang sangat segar. Odang juga banyak menggunakan bahan dasar taffeta dengan warna-warna pastel yang solid dan klasik.
Odang menargetkan karyanya disukai wanita dinamis yang ingin tetap terlihat anggun dalam kesederhanaan dan very lady-like, terutama wanita umur 25 sampai menjelang 50.
"Tentu saja saya berharap fashion show ini membuat karya semakin dikenal dan disukai para pecinta fashion. Berharap laku 100% supaya saya cepat balik modal, boleh kan," kata Odang sambil tertawa.