INILAH.COM, Jakarta- User Facebook yang berkembang pesat di Vietnam ketakutan aksesnya akan dibatasi oleh negara komunis itu, seiring sulitnya akses ke situs jejaring sosial itu dalam beberapa minggu belakangan.
Facebook telah memiliki satu juta user di Vietnam, dan angka tersebut terus meningkat sejak jejaring sosial menambahkan bahasa negara tersebut di situsnya.
Pemerintah Vietnam terkenal ketat dalam mengontrol informasi. Berbagai masalah yang muncul berbeda-beda, tergantung penyedia layanan yang digunakan konsumen. Vietnam sendiri memiliki 22 juta user Internet.
Seorang teknisi di penyedia layanan internet, Vietnam Data Corp, mengatakan petugas pemerintah telah memerintahkan pada perusahaannya untuk menghentikan akses ke Facebook mulai 11 November lalu.
Akan tetapi, Vu Hoang Lien, salah satu eksekutif di perusahaan itu mengatakan, tidak mengetahu adanya perintah seperti itu. Saya tidak mengetahui tentang hal itu, ujarnya.
Protes tentang kesulitan akses belum diterima oleh Facebook yang berkantor di Palo Alto, kata Debbie Frost, salah seorang jubir perusahaan.
Ia mengatakan, kami akan sangat kecewa jika ada negara yang kesulitan untuk mengakses situs kami.
Awal tahun ini, pemerintah Vietnam mengetatkan regulasi untuk blogging, karena beberapa mennggunakan untuk diskusi politik.
Mereka juga melarang posting yang berisi tentang masalah pribadi. Polisi setempat telah menangkap beberapa orang blogger terkait subyek tulisan politik yang dipublikasikan di blog.[ito]