Minggu, 27 Mei 2012 | 14:43 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inggris Bantu Krisis Listrik
Headline
Joan Ruddock - istimewa
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
web - Rabu, 18 November 2009 | 15:02 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah Kerajaan Inggris menyatakan kesiapannya membantu Indonesi mengatasi krisis listrik dengan pemberlakuan insentif untuk setiap inovasi energi terbarukan.

"Kami sudah diskusi dengan Menteri ESDM dan ini (krisis pasokan listrik) terjadi, karena tingginya permintaan listrik," ujar Menteri Energi & Perubahan Iklim Inggris Joan Ruddock di Gedung Menko Perekonomian, Rabu (18/11).

Ruddock menyatakan, pihaknya akan memberi bantuan ke Indonesia terkait penyediaan listrik tersebut, dalam bentuk pembangkit listrik bersih. "Untuk itu kami bisa membantu dalam bentuk pengembangan pembangkit yang bersih (clean coal)," ujarnya.

Berdasar paparan Ruddock usai membagi pengalaman dengan Menteri ESDM Indonesia, Inggris terus pendorong perusahaan energi di negaranya untuk dapat menghasilkan energi terbarukan yang dipicu pengadaan insentif untuk setiap bentuk energi terbarukan yang dihasilkan. "Kalau di Inggris ada perbedaan struktur dibandingkan negara-negara berkembang dan kami tidak memberikan subsidi. Jadi kami jelaskan kami membuat suplai listrik menggunakan regulasi UU. Tanpa insentif mereka tidak bisa mengembangkan produksi energi terbarukan," jelasnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.