INILAH.COM, Jakarta - PT Indosat Tbk (ISAT) membantah telah memutuskan kontrak 2.000 karyawan outsourcingnya.
"Tidak benar bahwa Indosat telah atau akan memutus kontrak 2.000 karyawan outsourcing. Karyawan Outsourcing akan tetap bekerja seperti biasa sesuai dengan kontrak kerja yang telah ditandatangani," ujar Adita Irawati, Act. Group Head Corporate Communications PT Indosat Tbk dalam siaran persnya, Rabu (18/11).
Menurutnya, karyawan Indosat adalah salah satu pemangku kepentingan perusahaan. Karenanya, lanjutnya, Indosat akan selalu berupaya untuk memberi manfaat yang sebaik-baiknya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Sebelumnya dikabarkan Indosat telah memberhentikan sekitar 2.000 orang karyawan outsourcing yang kontraknya dievaluasi setiap 2 tahun.
Mereka bukan karyawan Indosat. Kami hanya berurusan dengan perusahaan outsourcingnya, kata CEO Indosat Harry Sasongko, usai Peresmian SKKL Jakabare dan Satelit Palapa-D, di Gedung Indosat Selasa (17/11). [cms]