INILAH.COM, Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero) Fahmi Mochtar mengisyaratkan sumber pendanaan kebutuhan listrik nasional Rp32 triliun bisa diraih akhir tahun ini dan negara ikut membantu mencari pendanaannya.
"Dari mana sumbernya itu, ya harus kita cari. Targetnya paling tidak akhir tahun ini sudah kita ketahui sumber-sumbernya," ujar Fahmi Mochtar kepada wartawan di gedung Kementerian Negara BUMN, Jakarta, Rabu (18/11).
Ia menambahkan, hingga saat ini PLN belum mendapatakan sumber pendanaanya melainkan PLN berharap kebutuhan listrik itu dapat dialokasikan dari APNB. Nilai kebutuhan investasi yang diungkapkan PLN beberapa waktu lalu masih bersifat global. Perusahaan belum membahas detil sumber pendanaan untuk investasi tersebut.
Khusus Jakarta, pemerintah juga telah menghitung dana yang dibutuhkan untuk mengatasi dengan segera pemadaman listrik, yakni sebesar Rp5,6 triliun. [san/cms]