INILAH.COM, Jakarta - Ditetapkannya konsorsium Pemda dan Multi Capital sebagai pembeli 14% saham Newmont, hanya berpengaruh tipis terhadap saham Bakrie.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebagai induk usaha Multi Capital saja hanya naik tipis 50 poin (1,94%) ke level 2.625.
Berdasarkan data BEI pasca penutupan indeks sesi II tadi, ketujuh saham Grup Bakrie yang terlihat melonjak fantastis, yakni PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 14 poin (8,50%) ke Rp188. Kemudian disusul PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP) naik 30% (3,90%) ke level 800 dan Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) naik 1 poin (1,05%) ke level 96.
Sayang Bakrie Telecom Tbk (BTEL) malah turun 1 poin (0,68%) ke level 146. Selain itu, ada 2 saham Grup Bakrie yang stagnan, yakni PT Energi Mega Persada Tbk (ENGR) stagnan di level 290 dan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) pun stagnan di level 290.
Kabarnya, Grup Bakrie lewat Bumi Resources sedang mencari pinjaman dari luar negeri, yaitu China. Kabar itu makin kuat, ketika Jumat lalu (13/11), Senior Vice President Hubungan Investor BUMI Dileep Srivastava mengaku tengah berada di sana. "Newmont aset yang penting bagi Multicapital," katanya singkat. Sayang, dia tak berkomentar soal pencarian dana itu. [cms]