inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Ayo Beli AALI, UNSP, BUMI, BYAN & BBRI

Headline
inilah.com /Dokumen
Oleh: Wahid Ma'ruf
Kamis, 19 November 2009 | 04:00 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan IHSG pada perdagangan Kamis (19/11) diperkirakan masih akan sideways dengan kisaran 2.438-2473 dengan saham pilihan AALI, UNSP, BUMI, BYAN, BBRI.

Hal itu dikatakan analis saham Sinarmas Securities, Alfiansyah kepada INILAH.COM kemarin. "Indeks masih bergerak terbatas meskipun cenderung menguat dan lebih dipengaruhi kinerja masing-masing emiten,' katanya.

Investor masih cenderung transaksi jangka pendek sehingga begitu ada peluang again maka segera merealisasikan keuntungan. Hal ini yang membuat IHSG cenderung terbatas disamping karena belum ada sentimen positif yang kuat ke pasar.

Alfiansyah merekomendasikan saham pilihan saham Astra Agro Lestari (AALI) dan Bakrie Sumatera Plantation (UNSP) dengan kenaikan harga CPO. Dari sektor pertambangan dengan naiknya batubara dan logam maka saham Bumi Resources (BUMI) dan Bayan Resources (BYAN) menjadi menarik. Sedangkan dari sektor perbankan ada Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri yang masih memiliki kinerja cukup bagus.

Sementara menurut analis saham Panin Securities, Purwoko Sartono, IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah di kisaran 2.460-2.496. Sebab IHSG mmasih dibayangi aksi ambil untung pada investor. "Besok (hari ini) kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Tekanan jual diperkirakan masih akan membayangi indeks ditengah ancaman profit taking terhadap saham unggulan," jelasnya.

Pada perdagangan kemarin, IHSG akhirnya berhasil ditutup di area positif setelah sempat mengalami tekanan jual di sesi I. Terlihat perdagangan didominasi oleh saham-saham grup Bakrie yang memberikan kontribusi sekitar 53% dari total volume perdagangan kemarin. Selain grup Bakrie pergerakan indeks juga dibayangi oleh saham Astra yang sangat volatile. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.