INILAH.COM, Jakarta Negara Asia Pasifik menyambut baik keputusan Korut untuk menjalin dialog dengan AS, meski hingga kini belum juga terwujud.
Kesediaan Korut dan Amerika mengadakan pembicaraan langsung, khususnya soal nuklir, merupakan hal yang positif," kata Koji Watanabe dari Japan Center for International Exchange, usai pertemuan umum ke-7 Dewan Kerja Sama Keamanan di Asia Pasifik (CSCAP) di Jakarta, Rabu (18/11).
Menurutnya, saat ini kedua negara tengah mempersiapkan rencana pertemuan yang bersejarah tersebut. China berhasil membujuk Korut mengadakan pembicaraan langsung. Sedangkan enam negara, China, Korut, Korsel, Jepang, Rusia dan AS terlibat dalam perundingan damai di Semenanjung Korea.
Korut tak mau lagi ikut forum itu karena marah atas pemberlakuan resolusi PBB terkait dengan pengujian senjata nuklirnya beberapa waktu lalu. Masalah ini menjadi isu terbesar terkait keamanan kawasan," kata Watanabe yang berbicara sebagai panelis dalam sesi Tensions in Northeast Asia.
Panelis lain dalam sesi itu ialah Dubes Han Tae-Kyu dari Jeju Peace Institute (Korsel), Dr Charles E. Morrison dari East-West Center (AS), Profesor Jia Qingguo dari Universitas Peking (China), dan Ju Wang Hwan dari Institute for Disarmament and Peace (Korut). [*/vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !