INILAH.COM, Paris Striker Republik Irlandia Kevin Doyle mengaku tidak menyalahkan striker tim nasional Prancis Thierry Henry atas handball kontroversial yang membuat Irlandia gagal ke Piala Dunia 2010.
Irlandia tersingkir setelah pada laga kedua hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Paris di Parc Des Princes, dinihari tadi. Pasukan Giovanni Trapattoni sebenarnya mampu unggul 1-0 di pertandingan normal lewat striker Robbie Keane yang membuat pertandingan harus ditentukan lewat babak tambahan setelah pada laga pertama di Irlandia, Prancis menang 1-0.
Drama terjadi pada menit ke-103 setelah Prancis berhasil menyamakan kedudukan melalui bek William Gallas. Para pemain Irlandia berang gol tersebut disahkan setelah Henry dengan jelas memegang bola terlebih dahulu sebelum bola dilesakkan ke gawang oleh Gallas.
Kejadian ini membuat Doyle frustrasi, tapi pemain Wolverhampton Wanderers ini mengaku tidak menyalahkan Henry.
Jelas itu handball. Saya tidak tahu apakah wasit tidak melihatnya, tapi hakim garis memiliki pandangan bagus mengenai kejadian, di samping Shay Given. Ini memalukan karena kejadian sangat dekat, ujar Doyle seperti yang dilansir The Sun.
Ini sangat menyakitkan. Saya yakin Henry tidak berharap bisa lolos dari kejadian ini karena benar-benar terjadi handball. Ini sangat sulit, kami semua sangat terkejut, kilah Doyle.
Anda tidak menyalahkan pemain jika dia bisa meloloskan diri dari kejadian tersebut. Ini hanya reaksi alami. Saya yakin dia mengharapkan tendangan bebas atas kejadian itu, paparnya.[bow]