inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Hah! Tersesat Saat Belanja Hingga 600 Km

Headline
bbcnews.com
Oleh: Nusantara HK Mulkan
Kamis, 19 November 2009 | 10:58 WIB
INILAH.COM, Sydney Berbelanja memang sering membuat orang lupa diri. Namun, jika seseorang hendak berbelanja dan tersesat hingga ratusan kilometer tentu menjadi hal yang janggal. Itulah yang dialami seorang pria berumur 81 tahun di Australia ini.

Eric Steward, pria itu, tersesat ketika hendak berbelanja di toko dan terdampar sejauh 600 km dari tempat ia memulai perjalanan. Hal ini terjadi saat ia sedang berkunjung ke Yass, sebuah kota kecil di selatan Sydney, di negara bagian New South Wales. Saat itu, ia hendak keluar rumah karena berniat membeli koran.

Delapan jam kemudian ia terpaksa berhenti setelah mengambil tikungan yang salah dan meminta tolong polisi negara bagian Victoria. "Saya terus saja menyetir, tenang, dan damai. Saya tak tahu persis di mana saya berada, dalam hati dengan sedikit keberuntungan saya tahu akan bisa bertemu dengan istri saya kembali," katanya.

Orang Australia mempunyai kebiasaan mengendarai mobil ke toko lokal untuk membeli koran ataupun susu. Namun, mereka biasanya akan kembali pulang dalam hitungan menit. Namun, Steward membutuhkan waktu sekitar sembilan jam.

Istrinya, Clare, menjadi khawatir setelah sempat berbicara lewat telpon selulernya. Clare tahu suaminya mengalami gangguan dementia ringan. "Ia pengemudi yang baik. Sangat fokus. Kami akhirnya tahu ia berada di mana setelah ia menyebut berada di dekat Westgate Bridge. Salah satu lokasi terkenal di Melbourne," paparnya.

Seorang polisi negara bagian Victoria, Clayton Smith, mengatakan Steward mendatanginya di kantor polisi dan mengatakan ia tersesat. "Kami tertawa terbahak-bahak ketika ia mengatakan menikmati mengemudi mobil dan itulah sebabnya ia tidak berhenti untuk bertanya lebih awal," kata Smith.

Steward mengatakan tidak khawatir sama sekali dengan semua perhatian dan kekhawatiran yang menyelimuti kepergiannya. Ia menyebut umur yang uzur membuat orang bebas bergerak semaunya. "Mengapa repot dan ribut-ribut ya?" tanyanya. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.