Ilmuwan membuat terobosan baru agar komputer dapat berfikir seperti otak manusia. Ilmuwan telah berhasil mensimulasi bagian otak kucing yang digunakan untuk berfikir.
Bahkan sebuah komputer super tidak dapat menyaingi aspek-aspek umum yang terdapat pada pikiran manusia. Mesin tidak dapat menggambarkan wajah seseorang dan menghubungkannya dengan emosi.
Jika ilmuwan dapat membuat komputer seperti itu, bidang-bidang seperti ekonomi dan kedokteran dapat dieksplorasi lebih dalam.
Peneliti di IBM Corp melaporkan keberhasilan simulasi cerebral cortex (bagian otak yang digunakan untuk berfikir) kucing menggunakan sebuah komputer super.
Ilmuwan sebelumnya telah mensimulasikan 40 persen bagian otak tikus kecil di tahun 2006 dan seluruh bagian otak tikus besar di tahun 2007, serta 1 persen otak manusia tahun ini menggunakan komputer super besar yang progresif.
Hasil terbaru tersebut dipresentasikan dalam konferensi komputer super di Portland, Ore.
Simulasi tersebut menitik beratkan pada bagaimana pikiran dalam otak terbentuk dan bagaimana 1 miliar impuls otak dan 10 triliun sinapsis bekerja bersama dalam otak.
Para peneliti membuat komputer super tersebut di laboratorium nasional Lawrance Livermore.
Dharmendra Modha, manajer Komputasi progresif untuk riset IBM yang juga seorang penulis di media cetak menyebut penelitian ini sebagai skala simulasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Modha mengatakan bahwa penelitian ini dapat mengarah pada komputer yang tidak bergantung pada struktural data, seperti dua tambah dua sama dengan empat.
Komputer juga dapat menangani ambiguitas seperti mengidentifikasi logo sebuah perusahaan kendati gambarnya buram.
Atau pun komputer yang memiliki indera seperti penglihatan, sentuhan dan pendengaran yang digunakan dalam mengambil keputusan.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !