INILAH.COM, Jakarta - PT Latinusa berencana akan melepas saham sebesar 504,67 juta lembar saham atau ekuivalen 20% dari keseluruhan saham perseroan dengan harga yang ditawarkan Rp315 - 405 per saham.
"Melalui proses IPO ini kami mendapatkan financial support yang akan kami pergunakan untuk melakukan proses revamping fasilitas pabrik dan penambahan unit mesin baru guna meningkatkan kapasitas produksi dari 130 ribu ton menjadi 160 ribu ton per tahun," kata Direktur Utama PT Latinusa Ardhiman TA, Kamis (19/11) dalam siaran pers. Harga saham yang ditawarkan sekitar 315 hingga 405 per saham.
Pengunaan IPO ini untuk belanja modal. Ia menambahkan,Latinusa diharapkan mampu mendekati konsumsi nasional yang diperkirakan sebesar 180 ribu ton hingga 200 ribu ton. Perseroan pun berpotensi terus berkembang. Peluang industri yang menggunakan kemasan tinplate juga masih sangat besar antara lain sektor perikanan dan pertanian yang belum tergarap secara terencana dan terintegrasi.
krakatau steel sebagai pemegang saham utama juga bermaksud melakukan divestasi sahamnya di perseroan dengan melakukan transaksi jual beli dengan konsorsium Nippon Steel. Konsorsium pun setuju mengakuisisi 55% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor pernuh segera setelah penawaran umum melalui mekanisme penjualan langsung. Sehingga Konsorsium dan KS akan memiliki 55% dan 20,1% saham perseroan sisanya 4,9% akan dimiliki PT Baruna Inti Lestari dan 20% oleh pemegang saham publik.
"Kami menyambut baik rencana krakatu steel mengalihkan kepemilikan sahamnya kepada konsorsium Nippon Steel karena akan berdampak positif terutama masalah pengadaan tin mill black plate," tambah Ardhiman.
Masa penawaran awal 19 November hingga 30 November 2009. Tanggal efektf 4 Desember 2009 sedangkan rencana pencatatan 14 Desember 2009 di Bursa Efek Indonesia.