INILAH.COM, Seoul Presiden AS Barack Obama mempersiapkan pembicaraan dengan para sekutunya untuk memberikan sanksi tegas kepada Iran terkait masalah nuklir.
Mereka (Iran) belum juga memberikan kata ya. Akhirnya, kami mulai berdiskusi dengan partner internasional mengenai pentingnya konsekuensi, ujar Obama dalam pemaparan kepada pers bersma Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak, dalam kunjungannya ke negara itu, Kamis (19/11).
Obama dan sekutunya berusaha menghentikan ambisi nuklir Iran yang mereka katakan sebagai upaya pengejaran untuk senjata nuklir. Terakhir, pihaknya meminta Iran mengirim cadangan uranium pengayaan rendah (low enriched) ke Rusia untuk diproses.
Sementara Iran terus bersikukuh, mengatakan nuklir mereka untuk kepentingan energi alternatif. Hingga kini, negara yang dipimpin Presiden Mahmoud Ahmadinejad itu menolak mengirimkan cadangan uranium yang dimaksud.
Belum jelas sanksi macam apa yang dibicarakan Obama, ia hanya mengatakan hasilnya kemungkinan baru diumumkan beberapa pekan ke depan. Presiden Lee yang berdiri di sebelah Obama, menyetujui sikap AS ini. Mengingat negaranya juga merasa nuklir Iran sebagai ancaman. [vin]