INILAH.COM, Jakarta - Salah satu penyebab defisit listrik Jakarta Raya dan Tangerang adalah tersendatnya pasokan gas dari PT Gas Negara (PGN) sebesar 50-60mmscfd untuk PLTG Muara Karang dengan kapasitas 400 MW.
"Sejak seminggu yang lalu PLTG Muara Karang tidak lagi menerima gas suplai dari PGN yang sudah terkontrak sekitar 50-60 mmscfd. Karena itu, hampir satu minggu ini Muara Karang sudah tidak beroperasi lagi," kata Direktur Perencanaan dan Teknologi PT PLN (Persero) Bambang Praptomo di gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Kamis (19/11).
Dia menambahkan intinya sampai sekarang PLN masih mengalami kekurangan pasokan gas. Padahal, dalam jangka panjang, lanjutnya, PLN membutuhkan pasokan gas kurang lebih 500 mmscfd. "Kita masih menunggu pasokan gas dari PGN untuk menghidupkan kembali PLTG Muara Karang," jelasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !