INILAH.COM, Jakarta - PT PLN (Persero) akan membuka tender pengerjaan penguatan listrik Jakarta senilai Rp3 triliun. Pelaksanaan tender menanti persetujuan pendanaan dari Bappenas sekurang-kurangnya awal Desember.
"Kami sudah mengajukan ke Bappenas untuk rencana penguatan listrik Jakarta yang membutuhkan dana Rp3 triliun. Setelah pemerintah menyetujuinya tender pengadaan trafo, pengerjaan jaringan segera dilakukan,"
kata Direktur Perencanaan dan Teknologi PLN Bambang Praptomo di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Kamis (19/11).
Bambang Praptono menambahkan ada beberapa hal penting yang segera dilakukan guna penguatan listrik Jakarta, antara lain pengadaan trafo untuk semua gardu di Jakarta, pengadaan kabel serta perbaikan jaringan transmisi.
"Kalau pemerintah segera memberikan persetujuan, maka tender paling lambat dilakukan awal Desember. Untuk sumber pendanaannya akan didapat dari kredit ekspor di antaranya dari Asian Development Bank (ADB) dan World Bank," katanya.
Selain itu tambahnya, walaupun dalam hitung-hitungan PLN, besaran dana untuk penguatan listrik Jakarta Rp3 triliun, namun bisa saja nantinya saat tender ada peserta yang menawarkan lebih rendah.
Sebelumnya PLN merencanakan untuk mempekuat pasokan listrik Jawa PLN butuh dana sekitar Rp5,6 triliun. Tetapi dengan terpenuhinya anggaran khusus penguatan listrik Jakarta Rp3 triliun, maka sisanya masih akan dicari lagi. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !