inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Angket Century Jadi Konsolidasi Koalisi

Baik Bagi SBY, Tidak PDIP

Headline
ist
Oleh: Dwifantya Aquina
Jumat, 20 November 2009 | 06:28 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY telah memanggil para menteri yang berasal dari anggota koalisi partai politik pendukung pemerintah. Soal Hak Angket Century disosialisasikan Presiden. Penggalangan awal dukungan.

Tentu saja, ini langkah yang patut diperhitungkan. Sebab, saat ini koalisi partai politik pendukung pemerintah juga sedang diuji.

"Jika parpol koalisi mengikuti ajakan SBY, maka dukungan politik untuk Demokrat pun akan naik dan ini akan menjadi kabar buruk bagi PDIP, Hanura dan Gerindra," ujar staf Lembaga Survey Indonesia Burhanuddin kepada INILAH.COM Jakarta (19/11).

Selain itu Burhanuddin juga mengatakan bahwa pertemuan para menteri dari parpol pendukung pemerintah itu bagian dari usaha SBY untuk menagih komitmen pemerintah atas dukungan mereka. Terutama menghadapi isu hak angket yang bergulir kencang di DPR.

Bagi Burhanuddin, dia melihat inilah langkah jeli SBY melihat situasi. Karena, bisa jadi hak angket kasus Century iniakan menjadi bagian dari usaha SBY untuk memantapkan manajemen koalisi.

"Kata-kata seperti profesional dan proporsional itu merupakan kata-kata halus untuk mereka agar komit terhadap kabinet, karena seperti yang diketahui, Demokrat sendirian," tambahnya.

Kalau strategi SBY itu berjalan, maka parpol oposisi seperti PDIP, Hanura dan Gerindra akan menghadapi kondisi politik yang berat sebelah.[da/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.