inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Irlandia Minta Pertandingan Play-offs Diulang

Headline
John Delaney - gettyimage
Oleh:
Jumat, 20 November 2009 | 06:52 WIB
INILAH.COM, Dublin John Delaney selaku ketua eksekutif Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) berharap FIFA mau mengulang partai kedua play-offs Piala Dunia 2010 antara Prancis melawan Irlandia.

Partai tersebut menuai kekecewaan mendalam bagi Irlandia, pasalnya peluang mereka untuk menuju Afrika Selatan digagalkan oleh gol William Gallas yang diawali oleh handsball Thierry Henry.

FAI menyatakan akan mengajukan komplain ke FIFA berdasarkan hasil pertandingan play-offs antara Prancis dan Republik Irlandia di Paris, kata Delaney.

Delaney berharap adanya rekaman video, pengakuan komisioner FIFA, ofisial pertandingan dan pengakuan Henry mengenai handsball dapat menjadi senjata ampuh untuk mendapat persetujuan dari FIFA guna menggelar pertandingan ulangan.

Keputusan wasit yang jelas-jelas salah telah mencederai olahraga ini. Kami berharap FIFA sebagai badan pengatur olahraga ini dapat mengulang pertandingan ini, ucap Delaney pada konfrensi pers di Dublin.

Delaney juga mengedepankan alasan integritas dan fair play yang selama ini didengung-dengungkan FIFA sebagai alasan pengulangan pertandingan kualifikasi leg kedua itu.

Ini bukanlah pertandingan liga. Ini adalah pertandingan penyisihan (Piala Dunia) yang disaksikan seluruh orang-orang di dunia. Jika FIFA percaya pada fair play dan integritas maka ini peluang mereka untuk melangkah maju, tambah Delaney.

Pengulangan pertandingan memang merupakan sesuatu yang jarang terjadi, namun pada tahun 2005 pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Uzbekistan dan Bahrain pernah terjadi karena adanya kesalahn teknis yang dilakkan oleh wasit.

Menurut Delaney FAI juga telah mengirimkan surat kepada federasi sepak bola Prancis (FFF) terkait permohonan pengulangan pertandingan.

Sementara dalam situs jejaring sosial, Facebook, terdapat sebuah grup yang mendukung pengulangan partai tersebut yang telah memiliki lebih dari 100 ribu anggota.[nov]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.